Gelombang Protes 'No Kings' Menggema di AS, Tolak Kepemimpinan Trump
Protes 'No Kings' di AS Tolak Kepemimpinan Trump

Gelombang Protes 'No Kings' Menggema di Berbagai Kota Amerika Serikat

Gelombang protes bertajuk "No Kings" menggema di New York pada Sabtu, 28 Maret 2026, ketika ribuan demonstran turun ke jalan untuk menyuarakan penolakan terhadap kebijakan pemerintahan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Aksi ini menjadi sorotan publik nasional dan internasional, mencerminkan ketegangan politik yang mendalam di negara tersebut.

Apa Itu Gerakan Protes No Kings?

No Kings merupakan gerakan protes politik yang digelar oleh kelompok masyarakat sipil di Amerika Serikat sebagai bentuk penolakan terhadap kepemimpinan yang dianggap menyerupai monarki atau kekuasaan absolut. Gerakan ini menekankan bahwa Amerika Serikat adalah negara demokrasi yang menempatkan konstitusi sebagai landasan utama pemerintahan.

Merujuk penjelasan di situs resmi gerakan tersebut, nokings.org, gerakan ini mengajak masyarakat untuk menolak kepemimpinan yang dinilai melampaui kewenangan dan berpotensi melemahkan institusi demokrasi. Gerakan ini juga menyoroti pentingnya menjaga lembaga negara, konstitusi, dan hak-hak warga negara dari potensi penyalahgunaan kekuasaan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Sementara itu, laman Encyclopaedia Britannica menjelaskan bahwa istilah No Kings mencerminkan prinsip historis Amerika Serikat, yakni sebagai negara republik yang menolak kekuasaan absolut dan menempatkan konstitusi sebagai pedoman utama pemerintahan. Gerakan ini semakin ramai diperbincangkan setelah aksi yang digelar pada akhir Maret di sejumlah wilayah Amerika Serikat.

Perkembangan Aksi Sejak Tahun 2025

Gerakan No Kings mulai dikenal luas sejak pertengahan tahun lalu, tepatnya pada Juni 2025, ketika mobilisasi nasional pertama digelar di ribuan lokasi di Amerika Serikat. Aksi ini kemudian berkembang menjadi demonstrasi berskala besar dengan partisipasi jutaan orang, menunjukkan dukungan yang signifikan dari masyarakat.

Merujuk data yang dirangkum Encyclopaedia Britannica dan informasi dari situs nokings.org, berikut rangkaian aksi No Kings di Amerika Serikat:

  • 14 Juni 2025: sekitar 2.100 lokasi di seluruh AS dengan partisipasi sekitar 4 hingga 6 juta orang.
  • 18 Oktober 2025: sekitar 2.700 lokasi dengan partisipasi sekitar 7 juta orang.
  • 28 Maret 2026: sekitar 3.300 lokasi dengan partisipasi sekitar 8 juta orang.

Gerakan ini diselenggarakan oleh sejumlah organisasi progresif seperti 50501 Movement, Indivisible, dan MoveOn yang berkoalisi dalam mobilisasi nasional. Aksi dilakukan melalui demonstrasi damai, kampanye publik, serta penggalangan dukungan masyarakat di berbagai wilayah, dari kota besar hingga kota kecil.

Aksi protes No Kings menjadi salah satu contoh mobilisasi masyarakat sipil dalam menyoroti isu demokrasi dan kepemimpinan di Amerika Serikat. Perkembangan gerakan ini masih terus dipantau karena berkaitan dengan dinamika politik nasional serta respons publik terhadap kebijakan dan kepemimpinan pemerintah di negara tersebut.

Demonstrasi terbaru pada Minggu, 29 Maret 2026, waktu setempat, menarik partisipasi besar di berbagai wilayah. Penyelenggara menyebut sekitar 8 juta orang berkumpul dalam lebih dari 3.300 acara yang tersebar di seluruh 50 negara bagian, menandakan eskalasi dalam gerakan ini.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga