Karier Mariano Assanami Sabino Lopes Berawal dari Bangku Kuliah
KOMPAS.com – Bangku kuliah kerap menjadi titik awal lahirnya para pemimpin. Hal ini dialami oleh Mariano Assanami Sabino Lopes, Wakil Perdana Menteri Timor Leste, yang merupakan alumni Program Studi S1 Hama dan Penyakit Tumbuhan angkatan 1991 di Fakultas Bio-Industri Pertanian dan Kehutanan (FBIPK) Universitas Brawijaya (UB). Kala itu, fakultas tersebut masih bernama Fakultas Pertanian.
Pendidikan di UB Membentuk Karakter Tangguh
Mariano mengatakan bahwa kariernya saat ini tidak terlepas dari kebiasaan dan nilai-nilai yang ia peroleh selama masa kuliah. Menurutnya, universitas bukan sekadar tempat menimba ilmu, tetapi juga membentuk manusia yang ulet, serius, disiplin, dan mampu mengimplementasikan ilmunya. Ia menegaskan bahwa bekal yang didapatkan di Brawijaya masih sangat relevan untuk membangun Timor Leste hingga hari ini.
Ucapan Terima Kasih kepada Almamater
Pernyataan tersebut disampaikan Mariano dalam keterangan resmi yang dilansir dari laman UB pada Senin (6/7/2026). Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada almamater yang telah memberikan fondasi kuat bagi perjalanan kariernya. Pengalaman di UB, menurutnya, menjadi modal berharga dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Perdana Menteri.
Relevansi Ilmu Pertanian bagi Pembangunan Timor Leste
Mariano yang berlatar belakang pendidikan di bidang hama dan penyakit tumbuhan ini menekankan bahwa ilmu pertanian sangat penting bagi Timor Leste yang merupakan negara agraris. Ia berkomitmen untuk menerapkan prinsip-prinsip yang dipelajari di UB dalam kebijakan pembangunan pertanian di negaranya. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah Timor Leste untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Inspirasi bagi Mahasiswa Lain
Kisah Mariano diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain, khususnya di Universitas Brawijaya, bahwa pendidikan yang dijalani dengan sungguh-sungguh dapat membawa seseorang ke jenjang karier tertinggi. Ia membuktikan bahwa lulusan dari jurusan yang spesifik seperti Hama dan Penyakit Tumbuhan pun mampu menduduki posisi strategis di pemerintahan.



