Kronologi Resign Berjemaah di RSI Unisma
Viral aksi resign berjemaah seluruh tim farmasi rawat inap di Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma Kota Malang, Jawa Timur, pada Juli 2026. Para pegawai mengambil keputusan ini bukan hanya karena beban kerja, melainkan akumulasi kekecewaan terhadap kebijakan manajemen terkait gaji yang terus memburuk.
Dilansir detikJatim, Jumat (17/7/2026), tunggakan gaji mencapai 3 bulan dan pemotongan nominal hingga 50 persen menjadi pemicu utama. Melalui curahan hati yang viral di media sosial, perwakilan mantan karyawan mengungkapkan bahwa ruang farmasi rawat inap terpaksa ditutup total karena mereka angkat kaki secara bersama-sama.
Faktor Pemicu Gelombang Pengunduran Diri
Para pegawai mengaku sistem pengupahan di rumah sakit swasta itu terus memburuk. Awalnya gaji dibayar dicicil, kemudian tidak dibayar sama sekali selama 3 bulan, dan puncaknya adalah pemangkasan gaji hingga 50 persen. "Bukan karena tekanan pekerjaan karena semua relatif dan masih sebanding dengan gajinya (pada saat itu)," tulis akun @iniaku9395.
Meski hak upah terus dipotong, beban kerja tim farmasi tetap tinggi. Sebagai unit pelayanan vital, mereka dituntut siaga memutar roda operasional dengan skema 3 shift penuh tanpa kompensasi kesejahteraan sepadan. Kondisi ini dinilai tidak sehat oleh mantan pegawai.
Tanggapan Manajemen RSI Unisma
Pihak manajemen RSI Unisma menyatakan belum mengantongi data pasti jumlah pegawai farmasi yang mengundurkan diri. Manajemen berdalih saat ini fokus menjaga stabilitas pelayanan medis pasca-kisruh internal. "Untuk teman-teman yang resign, kami dari manajemen menghormati pilihan teman-teman. Berkarier di mana pun kami sangat menghormati pilihannya. Semoga mendapatkan kebaikan di mana pun berada," ujar pegawai HRD RSI Unisma, Nofa Diana.
"Ada beberapa yang resign, saya lupa totalnya. Karena beberapa hari ini kami fokus pada pelayanan rumah sakit, dan permasalahan yang sebelumnya terjadi," tutup Nofa, yang membenarkan bahwa kasus pemotongan gaji ini sudah masuk tahap pemanggilan oleh Disnaker-PMPTSP Kota Malang.



