Pramono Anung Temui Seskab Teddy, Bahas RTH hingga MRT dan LRT
Pramono Temui Seskab Teddy Bahas RTH dan MRT-LRT

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melakukan kunjungan ke Gedung Sekretariat Kabinet di Jakarta Pusat pada Senin (27/7/2026) untuk bertemu dengan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Pertemuan ini menjadi momen penting karena Pramono sendiri pernah menjabat sebagai Seskab selama sembilan tahun, yakni periode 2015–2024. Kedatangannya disambut langsung oleh Teddy di halaman gedung, dan keduanya sempat menyapa para pegawai Sekretariat Kabinet yang antusias menyambut mantan pimpinan mereka.

Pembahasan Program Strategis Pembangunan Jakarta

Dalam pertemuan tersebut, kedua tokoh membahas sejumlah program strategis yang akan dikerjakan secara kolaboratif antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Salah satu fokus utama adalah pengembangan ruang terbuka hijau (RTH) dan taman kota. Hal ini disampaikan dalam keterangan resmi Sekretariat Kabinet yang dirilis pada hari yang sama. "Dalam pertemuan tersebut, dibahas sejumlah program strategis, di antaranya, pengembangan ruang terbuka hijau dan taman kota," demikian kutipan dari keterangan resmi tersebut.

Isu Lingkungan dan Fasilitas Umum

Selain RTH, Pramono dan Teddy juga membahas penanganan isu lingkungan hidup di Jakarta. Peningkatan fasilitas umum turut menjadi perhatian, terutama dalam mendukung kualitas hidup warga ibu kota. Pemerintah pusat dan daerah berkomitmen untuk memperbaiki infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada masyarakat, seperti taman, jalur pejalan kaki, dan ruang publik lainnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Transportasi Publik: MRT dan LRT Jadi Prioritas

Agenda penting lainnya adalah penguatan sistem transportasi publik melalui pembangunan Moda Raya Terpadu (MRT) dan Lintas Raya Terpadu (LRT). Teddy menegaskan bahwa proyek ini akan terus dikerjakan secara kolaboratif oleh kedua pihak. "Penguatan sistem transportasi publik melalui pembangunan MRT dan LRT yang dikerjakan secara kolaboratif oleh Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta," ujar Teddy dalam keterangannya.

Proyek MRT dan LRT merupakan bagian dari upaya mengurangi kemacetan dan menyediakan moda transportasi massal yang efisien bagi warga Jakarta. Dengan sinergi pusat-daerah, diharapkan percepatan pembangunan dapat tercapai.

Persiapan Peresmian Proyek Strategis Nasional

Keduanya juga membahas persiapan sejumlah agenda peresmian Proyek Strategis Nasional (PSN) di Jakarta yang dijadwalkan akan dilakukan oleh Presiden Prabowo Subianto. PSN tersebut meliputi proyek-proyek infrastruktur berskala besar yang membutuhkan koordinasi erat antara pemerintah pusat dan daerah.

Teddy menekankan bahwa pertemuan ini mencerminkan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam mendukung pembangunan ibu kota. "Bersinergi membangun Jakarta, bersama memajukan Indonesia," pungkas Teddy.

Dampak Sinergi Pusat-Daerah bagi Jakarta

Pertemuan antara Pramono dan Teddy diharapkan dapat mempercepat realisasi program-program strategis yang telah direncanakan. Dengan adanya kesepahaman antara kedua pihak, pembangunan ruang terbuka hijau, perbaikan lingkungan, serta pengembangan transportasi publik dapat berjalan lebih efektif. Warga Jakarta pun diuntungkan dengan adanya peningkatan kualitas fasilitas umum dan sistem transportasi yang lebih baik.

Kunjungan Pramono juga menjadi simbol kembalinya ia ke kantor lamanya di Sekretariat Kabinet, meskipun kini sebagai Gubernur DKI Jakarta. Kehadirannya disambut hangat oleh puluhan pegawai yang masih mengingat masa kepemimpinannya selama hampir satu dekade.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga