Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Tetap Terbuka Bagi Pendatang Usai Lebaran
Pramono: Jakarta Tetap Terbuka Bagi Pendatang Usai Lebaran

Jakarta Siap Sambut Pendatang Usai Lebaran Tanpa Penyaringan Khusus

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bahwa Ibu Kota akan tetap terbuka bagi siapa pun yang datang setelah perayaan Lebaran. Pernyataan ini disampaikan Pramono di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Sabtu (7/3/2026). Ia dengan tegas menyatakan bahwa pemerintah tidak akan menggelar operasi yustisi atau penyaringan khusus bagi warga yang memasuki Jakarta.

"Jakarta tetap akan terbuka bagi siapa pun, sehingga saya tidak akan memerintahkan untuk mengadakan yustisi ataupun screening untuk itu," ujar Pramono kepada para wartawan. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga aksesibilitas kota bagi semua kalangan.

Peluang Kerja di Jakarta Masih Terbuka, Namun Perlu Kehati-hatian

Selain membuka pintu bagi pendatang, Pramono juga membahas mengenai peluang kerja di Jakarta. Ia menyatakan bahwa ruang untuk bekerja di Ibu Kota masih terbuka untuk siapa saja. Namun, ia mengingatkan bahwa kondisi global saat ini perlu diwaspadai karena berpotensi memengaruhi perekonomian.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Ruang untuk bekerja di Jakarta juga terbuka. Tetapi memang dalam kondisi dunia yang seperti ini, ketika terjadi perang di mana-mana, Ukraina, Rusia, sekarang di Timur Tengah ada Israel dengan Amerika dan juga dengan Iran, menurut saya kita harus penuh kehati-hatian," jelas Pramono. Pernyataan ini menggarisbawahi pentingnya sikap waspada dalam menghadapi dinamika ekonomi global yang tidak stabil.

Momentum Lowongan Kerja Pasca-Lebaran dan Strategi Menyikapinya

Setelah Lebaran, banyak karyawan yang mengundurkan diri setelah menerima Tunjangan Hari Raya (THR), sehingga menciptakan banyak lowongan kerja baru. Namun, situasi pasar kerja sedikit berbeda karena meskipun lowongan bertambah, jumlah kandidat yang bersaing juga meningkat. Setiap pencari kerja harus bergerak lebih cepat dan mengambil langkah tepat untuk mendapatkan peluang terbaik.

Agar tidak tertinggal, berikut beberapa strategi yang bisa dilakukan oleh pencari kerja:

  1. Gerak Cepat: Jangan buang waktu, segera lihat lowongan yang sesuai kriteria melalui media sosial dan aplikasi pencari kerja. Lamar setiap pekerjaan yang cocok dengan kemampuanmu.
  2. Upgrade Profil dan Kualifikasi: Perbarui CV dan tambahkan skill baru yang relevan dengan industri incaran. Manfaatkan kursus online untuk meningkatkan daya saing.
  3. Strategis dalam Melamar: Tinggalkan cara tradisional seperti mengirim CV secara manual. Gunakan aplikasi pencari kerja untuk melamar ke berbagai posisi dengan mudah.
  4. Memulai Tanpa Menunggu 'Sempurna': Hindari menunggu pekerjaan yang 'sempurna' karena bisa membuat kesempatan hilang di momen emas seperti ini.

Informasi selengkapnya dapat disimak dalam program detikPagi edisi Rabu (25/3/2026). Program ini disiarkan secara langsung (live streaming) pada Senin-Jumat, pukul 08.00-11.00 WIB, di 20.detik.com, YouTube, dan TikTok detikcom. Para penonton juga bisa berbagi ide, cerita, dan pertanyaan melalui kolom live chat.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga