Perayaan Hari Buruh Internasional 2026 atau May Day 2026 digelar pada Jumat, 1 Mei 2026, di sejumlah lokasi di Jakarta. Ribuan buruh dari berbagai daerah diperkirakan memadati kawasan Monumen Nasional (Monas), depan Gedung DPR/MPR, dan depan Disnaker DKI Jakarta.
Estimasi Peserta May Day 2026
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebutkan bahwa estimasi buruh yang hadir di Monas mencapai 220 ribu orang. Peserta berasal dari berbagai daerah seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, hingga Lampung. Sementara itu, di lokasi DPR diperkirakan hadir 5 ribu hingga 7 ribu buruh.
“Diperkirakan lebih kurang hampir bisa 220.000 buruh yang ada di May Day Fiesta di Monas. Sementara yang di DPR berkisar 5 ribu sampai dengan 7 ribu,” ujar Budi di kawasan Monas, Jumat (1/5/2026).
Rekayasa Lalu Lintas Situasional
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin menyatakan pihaknya memastikan arus lalu lintas selama peringatan May Day berjalan tertib. Rekayasa lalu lintas akan dilakukan secara situasional dengan didukung 1.793 personel. Komarudin berharap tidak perlu dilakukan penutupan jalan, sehingga konsep pengamanan dimulai dari zona hijau, zona kuning, hingga zona merah tanpa eskalasi.
“Ya kami berharap kami tetap bermain di zona hijau, artinya bahwa seluruh ruas jalan bisa tetap digunakan untuk sirkulasi pergerakan baik kendaraan roda dua, roda empat, dan bus peserta yang nanti akan masuk,” ungkap Komarudin di Jakarta, Kamis (30/4/2026).
Zona Kuning
Komarudin menambahkan bahwa zona kuning akan diterapkan jika terjadi kepadatan luar biasa di ruas Jalan Merdeka Barat, Timur, Utara, dan Selatan. Pengalihan lalu lintas akan dimulai dari Sarinah, Tugu Tani, hingga Harmoni untuk mengurangi volume kendaraan.
“Kami akan mainkan zona kuning di mana akan kami alihkan ya mulai dari Sarinah, kemudian juga Tugu Tani, kemudian juga Harmoni, ini sudah mulai akan kami alihkan ataupun kami kurangi volume-nya,” jelas Komarudin. Ia berharap semua pihak dapat mengikuti arahan petugas di lapangan.
Presiden Prabowo Hadir di Monas
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan hadir dalam puncak peringatan Hari Buruh Nasional 2026 di Monas. Hal ini disampaikan oleh Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari dalam konferensi pers di Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu (29/4/2026).
“Sebagai bentuk komitmen tersebut, Presiden RI Prabowo Subianto diagendakan hadir pada puncak peringatan Hari Buruh Nasional 2026 yang akan diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta,” kata Qodari.
Qodari menegaskan bahwa pemerintah berdiri bersama buruh. Negara hadir sebagai pelindung pekerja sekaligus penjaga keberlanjutan lapangan kerja. Pemerintah memahami kekhawatiran buruh terkait ancaman PHK, tekanan biaya hidup, dan ketidakpastian ekonomi.
“Pemerintah ingin menegaskan satu hal, bahwa posisi pemerintah bukan berhadapan dengan buruh, melainkan berdiri bersama buruh,” tegas Qodari.



