Kemensos Jelaskan Sistem Desil sebagai Acuan Penyaluran Bansos
Selama ini, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah menggunakan sistem desil sebagai salah satu acuan utama dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan. Sistem ini menjadi landasan penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan efektif dalam mengurangi kesenjangan sosial.
Pengertian dan Fungsi Desil dalam Kebijakan Sosial
Kepala Pusat Data dan Informasi Kemensos, Joko Widiarto, menjelaskan bahwa desil merupakan pengelompokan kesejahteraan masyarakat menjadi sepuluh kelompok yang berbeda. Pengelompokan ini dirancang untuk mengkategorikan tingkat ekonomi penduduk, mulai dari kelompok termiskin hingga yang paling sejahtera. Data ini kemudian dihimpun dalam sistem Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN), yang berfungsi sebagai basis informasi untuk berbagai program pemerintah.
Namun, belakangan ini muncul narasi yang menyebutkan bahwa pengelompokan desil hanya didasarkan pada pengeluaran per kapita per bulan. Narasi ini telah menimbulkan berbagai interpretasi dan pertanyaan di kalangan publik mengenai keakuratan dan keadilan sistem tersebut.
Klarifikasi dan Respons Kemensos
Kemensos menegaskan bahwa sistem desil tidak semata-mata bergantung pada faktor pengeluaran bulanan. Penentuan desil melibatkan berbagai indikator komprehensif, termasuk:
- Pendapatan rumah tangga
- Akses terhadap layanan dasar seperti pendidikan dan kesehatan
- Kepemilikan aset dan properti
- Kondisi lingkungan tempat tinggal
Dengan pendekatan multidimensi ini, pemerintah berupaya untuk menangkap gambaran yang lebih holistik tentang kesejahteraan masyarakat, sehingga bansos dapat dialokasikan dengan lebih adil dan efisien.
Implikasi dan Tantangan ke Depan
Penggunaan sistem desil melalui DTSEN diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bansos. Namun, tantangan tetap ada, seperti kebutuhan akan pemutakhiran data yang berkala dan penanganan atas kesenjangan digital di daerah terpencil. Kemensos terus berkomitmen untuk menyempurnakan mekanisme ini, guna memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar menjangkau mereka yang paling membutuhkan.