Kemendagri Tekankan Implementasi Gerakan Indonesia ASRI di Lingkungan Kerja
Sekretaris Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Noudy R.P Tendean, menegaskan pentingnya implementasi arahan Presiden dalam pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) di lingkungan kerja. Penegasan ini disampaikan dalam kegiatan internal BSKDN sebagai bentuk komitmen mendukung program prioritas nasional yang fokus pada pembudayaan hidup bersih dan tertib, dimulai dari lingkungan kerja.
Gerakan Bukan Sekadar Seremonial
Noudy menegaskan bahwa Gerakan Indonesia ASRI tidak boleh dipahami hanya sebagai agenda seremonial, tetapi harus diwujudkan sebagai kebiasaan yang melekat dalam pola kerja sehari-hari aparatur sipil negara (ASN). Dia menilai, suasana kantor yang tertata, bersih, dan nyaman merupakan cerminan sikap profesional, komitmen integritas, serta kesungguhan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Sudah menjadi tugas kita Bapak/Ibu untuk menjaga lingkungan kerja kita menjadi lingkungan yang bersih, aman, dan nyaman, yang nantinya akan berdampak terhadap semangat kerja," ungkap Noudy di Command Center BSKDN, Jumat 13 Februari 2026.
Aspek Aman dan Sehat dalam Program ASRI
Dia menambahkan, aspek aman dan sehat dalam program ASRI juga berkaitan erat dengan upaya menciptakan lingkungan kerja yang tertib, bebas dari potensi bahaya, serta mendukung kesehatan fisik dan mental pegawai. Sementara itu, unsur resik dan indah mencerminkan komitmen terhadap kebersihan dan estetika ruang kerja yang dapat meningkatkan produktivitas.
Gerakan Kolektif Berkelanjutan
Dengan demikian, Noudy mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan Gerakan Indonesia ASRI sebagai gerakan kolektif yang berkelanjutan. Menurutnya, perubahan budaya organisasi tidak dapat terwujud tanpa partisipasi aktif seluruh pegawai. Sebagai tindak lanjut, BSKDN juga akan melakukan penguatan pengawasan internal, pembiasaan kerja bakti rutin, serta kampanye internal untuk membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan kantor.
Melalui implementasi nyata Gerakan Indonesia ASRI, Noudy optimistis dapat berkontribusi dalam membangun budaya birokrasi yang lebih disiplin, sehat, dan berorientasi pada pelayanan prima, sejalan dengan arahan Presiden dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang semakin baik.
"Mari kita jaga komitmen kita untuk menjalankan arahan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga harapannya ini bukan hanya sebulan dua bulan dilaksanakan, tetapi seterusnya kita upayakan Indonesia yang lebih sehat dimulai dari kantor," pungkasnya.