Video yang menampilkan uang kertas pecahan Rp 5.000.000 ramai di media sosial, tepatnya di TikTok. Unggahan akun @broth********** pada 2 Juli 2026 memperlihatkan lembaran uang berwarna ungu dan merah dengan gambar Presiden Pertama RI, Ir. Soekarno. Narasi dalam video menyebut uang tersebut sebagai pecahan rupiah terbaru.
Bank Indonesia Buka Suara
Atas viralnya konten tersebut, Bank Indonesia (BI) angkat bicara. Kepala Departemen Komunikasi BI, Fadjar Majardi, menegaskan bahwa uang pecahan Rp 5.000.000 tidak pernah diterbitkan. "Pecahan Rp 5.000.000 tidak ada dalam sistem pembayaran Indonesia. Uang itu palsu dan tidak sah," ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (3/7/2026).
Ciri-Ciri Uang Asli vs Hoaks
BI mengimbau masyarakat untuk selalu mengecek keaslian uang melalui metode 3D: Dilihat, Diraba, Diterawang. Uang asli memiliki watermark, benang pengaman, dan gambar yang jelas. Sementara uang dalam video tersebut tidak memiliki ciri-ciri keamanan standar. Selain itu, pecahan tertinggi rupiah saat ini adalah Rp 100.000 dengan gambar Soekarno dan Hatta.
Dampak dan Imbauan
Video ini berpotensi menimbulkan kebingungan di masyarakat. BI bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menelusuri akun penyebar konten. Masyarakat diminta tidak mudah percaya dan melaporkan jika menemukan uang mencurigakan. "Jangan menyebarkan video tersebut agar tidak menimbulkan keresahan," tambah Fadjar.
Fakta Uang Rupiah
Bank Indonesia secara berkala menerbitkan uang baru, namun selalu melalui prosedur resmi. Informasi tentang uang baru bisa diakses di situs resmi BI atau media terpercaya. Video hoaks seperti ini sering muncul dan perlu diwaspadai.



