Tas Dior hingga Hermes Sandra Dewi Dilelang Kejagung, Minat Beli?
Tas Dior hingga Hermes Sandra Dewi Dilelang Kejagung

Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung (BPA Kejagung) menggelar lelang barang rampasan dari terpidana korupsi tata kelola timah, Harvey Moeis. Barang yang dilelang meliputi tas mewah milik istrinya, Sandra Dewi, serta perhiasan dengan nama dan inisial Sandra Dewi.

Pantauan detikcom pada Senin (18/5/2026), tas dan perhiasan tersebut dipajang di etalase ruang pameran barang rampasan. Petugas berjaga dan memberikan informasi kepada peserta lelang.

Jumlah dan Jenis Barang Lelang

Total ada 84 tas yang dilelang dalam 55 lot. Beberapa tas dijual satuan, sementara yang lainnya dalam satu paket. Merek-merek mewah seperti Hermes, Louis Vuitton, Chanel, dan Dior mendominasi koleksi tersebut.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Contoh tas yang dijual satuan antara lain:

  • Chanel Classic Double Flap warna abu-abu dengan harga Rp 93.368.000.
  • Hermes Lindy 20 GWH stamp U (2022) warna cokelat seharga Rp 84.828.000.
  • Hermes Mini JYPSiere stamp B (2023) seharga Rp 87.734.000.

Perhiasan Sandra Dewi

Perhiasan milik Sandra Dewi juga ikut dilelang. Salah satunya adalah kalung emas 18 karat seberat 9,38 gram dengan harga Rp 25.930.000. Kalung bertuliskan 'Sandra' itu dihiasi 44 butir berlian.

Selain itu, ada kalung emas bertuliskan 'Sandra Dewi' dengan harga Rp 33 juta. Juga terdapat gelang emas 17 karat seberat 6,98 gram dengan limit Rp 12.385.000. Gelang silver tersebut memiliki ukiran inisial 'SDW'.

Cara Mengikuti Lelang

Daftar lengkap barang dapat dilihat di situs bpafair.com. Lelang dilakukan secara daring melalui lelang.go.id. Batas akhir penawaran adalah Kamis, 21 Mei 2026, pukul 10.00 WIB.

Sebelumnya, Kejagung juga melelang minyak mentah dari kapal Iran yang laku Rp 900 miliar. Kejagung menjamin tidak ada barang bermasalah dalam lelang ini dan uang hasil lelang masuk ke kas negara.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga