Pemerintah Targetkan Kemiskinan Ekstrem 0% di Akhir 2026
Target Kemiskinan Ekstrem 0% Akhir 2026

Pemerintah Indonesia menargetkan tingkat kemiskinan ekstrem mencapai 0% pada akhir tahun 2026. Target tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar, yang akrab disapa Cak Imin, di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/5/2026).

Penurunan Angka Kemiskinan Sejak 2024

Cak Imin memaparkan data terkini mengenai angka kemiskinan nasional yang terus menurun. Pada tahun 2024, tingkat kemiskinan tercatat sebesar 8,57%. Angka ini turun menjadi 8,25% pada tahun 2025. Pemerintah menargetkan pada tahun 2026 angka kemiskinan nasional dapat ditekan hingga 7,36%.

"Saya sampaikan datanya supaya lebih akurat. Jadi kemiskinan kita di tahun 2024 itu 8,57%, 8,57% tahun 2024. Tahun 2025 turun menjadi 8,25% dan hari ini kita akan terus kejar sampai di angka 7,36% tahun ini 2026, 7,36%," jelas Cak Imin.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Target Kemiskinan Ekstrem 0%

Selain target kemiskinan nasional, pemerintah juga fokus pada penurunan kemiskinan ekstrem. Cak Imin menyebutkan bahwa target kemiskinan ekstrem pada 2024 adalah 0,99%. Pada tahun 2025, angka tersebut sudah turun menjadi 0,78%. Pemerintah menargetkan pada akhir 2026, kemiskinan ekstrem bisa mencapai 0%.

"Target kemiskinan ekstrem 2024 0,99%, tahun ini ditarget maksimal 0,38 atau akhir tahun 0% kemiskinan ekstrem. Sementara alhamdulillah 2025 ada di angka sudah 0,78%," ujarnya.

Prioritas Pengentasan di 88 Kabupaten/Kota

Untuk mencapai target tersebut, pemerintah telah menetapkan 88 kabupaten dan kota sebagai prioritas pengentasan kemiskinan. Kementerian dan lembaga terkait akan memfokuskan upaya percepatan penanganan di wilayah-wilayah tersebut.

"Dalam hal ini ada 88 kabupaten kota yang akan menjadi prioritas pengentasan kemiskinan. Supaya 88 kabupaten kota ini segera menjadi konsentrasi dari kementerian-kementerian dan lembaga agar kemiskinan ekstrem 0% 2026 ini bisa terwujud dan tercapai," kata Cak Imin.

Optimisme Capaian 2029

Cak Imin optimistis target penghapusan kemiskinan ekstrem pada 2026 dapat tercapai. Lebih lanjut, pemerintah juga membidik angka kemiskinan nasional turun menjadi 5% pada tahun 2029. Beberapa kebijakan khusus akan diumumkan langsung oleh Presiden.

"Kita optimis dan yakin kemiskinan ekstrem 2026 ini 0%, kemiskinan 5% di 2029. Beberapa kebijakan khusus nanti Bapak Presiden sendiri yang akan mengumumkan," lanjut Cak Imin.

Pemerintah terus berupaya memperkuat program-program pengentasan kemiskinan, termasuk perluasan UMKM dan SMK Go Global, serta melibatkan berbagai pihak seperti pengasuh pondok pesantren untuk menyukseskan prioritas nasional.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga