Prabowo Gunakan Teknologi Canggih Lacak Aset Koruptor di Bunker Bawah Tanah
Prabowo Pakai Teknologi Canggih Lacak Aset Koruptor

Presiden Prabowo Subianto memberikan peringatan keras kepada para pejabat yang berniat melakukan korupsi. Dalam pidatonya di hadapan sidang DPR, ia menegaskan bahwa teknologi modern akan digunakan untuk melacak aset-aset hasil korupsi, bahkan yang disembunyikan di dalam bunker bawah tanah sekalipun.

Peringatan Presiden Prabowo

Dalam pidato Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal RAPBN Tahun Anggaran 2027 di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (20/8/2025), Prabowo menyatakan, "Jangan mengira sekarang engkau jadi bupati, engkau jadi gubernur kita enggak bisa monitor dari sini. Sekarang teknologi sudah hebat, cepat kita akan tahu kalau ada penyimpangan."

Presiden menekankan bahwa berkat kemajuan teknologi, ia dapat melihat aset-aset pejabat korupsi meskipun disembunyikan di dalam tanah. "Saudara-saudara, saya sedih kalau yang sekarang pejabat masih coba korupsi. Cepat ketahuan. Sekarang ada teknologi, ada radar bisa kita pakai, bisa kita lihat bawah tanah. Jadi saudara-saudara yang punya bunker-bunker disembunyikan nanti kita ketemu juga kekayaanmu," tegasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Teknologi Canggih untuk Deteksi Aset

Prabowo mengungkapkan bahwa pemerintah akan menggunakan teknologi paling canggih, termasuk radar yang biasa digunakan untuk mencari gudang senjata bawah tanah dan ranjau. "Saya akan menggunakan teknologi yang paling canggih, teknologi pertanahan bisa mencari gudang senjata di bawah tanah, radar sekarang bisa mencari ranjau, kita akan pakai untuk mencari bunker-bunker di sekitar kau," sambung Ketua Umum Partai Gerindra ini.

Selain radar bawah tanah, satelit juga akan dimanfaatkan untuk memantau aset pejabat. "Mereka yang punya kebun-kebun luas dikira enggak ada pejabat yang bisa ngecek. Saudara-saudara sekarang sudah ada satelit, enggak usah kita cek fisik, kita foto. Tiap pohon bisa kita foto. Pohon per pohon bisa kita foto. Jadi kau mau nipu gimanapun kita akan ketemu penipuan kau," tandas Prabowo.

Pesan Tegas untuk Pejabat

Presiden Prabowo menegaskan bahwa para pejabat negara tidak boleh menyalahgunakan kekuasaan demi kepentingan pribadi. Ia memperingatkan bahwa praktik korupsi pasti akan terungkap berkat kecanggihan teknologi yang ada. "Jangan main-main sama teknologi," ujarnya menutup pidato.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga