KPK Amankan Logam Mulia dan Uang Miliaran di OTT Bupati Sukoharjo
KPK Sita Logam Mulia dan Uang Miliaran di OTT Bupati Sukoharjo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menemukan dan mengamankan logam mulia serta uang tunai dalam pecahan rupiah dan mata uang asing senilai miliaran rupiah dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Bupati Sukoharjo Etik Suryani. KPK menduga barang bukti tersebut merupakan instrumen tindak pidana pemerasan yang dilakukan oleh bupati.

Barang Bukti dan Jumlah yang Diamankan

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa tim mengamankan logam mulia, uang tunai rupiah, dan valas seperti dolar Australia dan dolar Singapura. "Totalnya mencapai miliaran rupiah," ujar Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta, Jumat (10/7).

Kronologi OTT dan Pemeriksaan

Pada awal OTT, KPK mengamankan 18 orang untuk pemeriksaan awal di Polresta Surakarta. Dari jumlah tersebut, sembilan orang dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan lanjutan. "Kloter pertama tadi sudah tiba di Gedung Merah Putih KPK sejumlah 4 orang. Salah satunya adalah bupati Sukoharjo dan 3 orang lainnya merupakan ASN di wilayah Kabupaten Sukoharjo," kata Budi. "Kemudian untuk kloter berikutnya, rencana siang ini akan tiba di Merah Putih KPK sejumlah 5 orang lagi. Tiga merupakan ASN di Pemkab Sukoharjo dan 2 lainnya adalah pihak swasta. Pihak-pihak tersebut di antaranya diamankan di wilayah Wonogiri, Solo, dan juga Sukoharjo," lanjutnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Status Hukum dan Kasus Lain

Berdasarkan KUHAP, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum bupati Sukoharjo dan para pihak yang tertangkap tangan. Ini merupakan kali kesekian KPK melakukan OTT kepala daerah dalam waktu berdekatan. Sebelumnya, KPK memproses hukum Bupati Langkat Syah Afandin atas dugaan suap proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby dalam kasus dugaan suap jabatan dan gratifikasi pelepasan kawasan Hutan Produksi Terbatas, serta Bupati Muara Enim Edison dalam kasus dugaan suap pengadaan dan temuan BPK.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga