Longsor di India: 3 Orang Selamat dari Terjangan Lumpur dan Truk
Longsor India: 3 Selamat dari Terjangan Lumpur dan Truk

Tiga orang berhasil lolos dari maut dalam insiden tanah longsor besar yang menerjang ruas jalan di distrik Wayanad, Kerala, India, pada Selasa (7/7) siang. Mereka sempat tersapu terjangan lumpur dan nyaris dihantam truk tangki bahan bakar yang ikut terseret longsor. Peristiwa dramatis ini terekam kamera CCTV dan viral di media sosial.

Kronologi Longsor dan Aksi Heroik Korban

Rekaman video menunjukkan orang-orang awalnya berteduh sambil membawa payung, menyaksikan dari kejauhan ketika tanah tiba-tiba ambles. Beberapa detik kemudian, berton-ton lumpur, batu, dan puing meluncur deras menuruni bukit. Sebuah truk tangki besar yang berada di ruas jalan langsung tersapu dan terdorong arus deras lumpur.

Truk tersebut terseret sejauh 100 meter dan nyaris menghantam tiga orang yang berusaha menyelamatkan diri dengan berlari. Beruntung, truk akhirnya berhenti terhalang timbunan lumpur. Ketiga orang itu selamat meski berlumuran lumpur.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak Longsor: Korban Jiwa dan Kerusakan Infrastruktur

Longsor di Wayanad dilaporkan menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai 10 orang lainnya, dengan empat orang dinyatakan hilang. Operasi penyelamatan gabungan dari berbagai instansi masih berlangsung, dengan tim penyelamat berpacu melawan waktu untuk menemukan korban yang diduga tertimbun reruntuhan atau lumpur.

Selain menerjang proyek terowongan kembar Ankkampoyil-Kalladi-Meppadi, longsor juga menyapu sebuah gereja dan rumah di dekatnya. Upaya penyelamatan terkendala runtuhnya infrastruktur, termasuk sebuah jembatan yang menghubungkan wilayah terdampak, sehingga menyulitkan akses alat berat dan tim darurat.

Pejabat Sebut Longsor sebagai 'Bencana Buatan Manusia'

Menteri Pertanian Kerala, T Siddique, menegaskan bahwa insiden ini bukan longsor alami. "Ini adalah tanah longsor buatan manusia. Ini terjadi karena cara yang tidak ilmiah dalam mengumpulkan lumpur di sana," ujarnya kepada media setempat. Ia menuding Konkan Railway Corporation Limited, pelaksana proyek terowongan kembar, bertanggung jawab atas situasi tersebut.

Proyek Anakkampoyil-Meppadi jika selesai akan menjadi terowongan jalan terpanjang di Kerala dan terpanjang ketiga di India. Longsor ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut, menyebabkan kerusakan luas.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga