Irak Tangkap 8 Pejabat Terkait Korupsi Proyek Rumah Sakit Rp1,28 Triliun
Korupsi Proyek RS Irak: 8 Pejabat Ditangkap, Kerugian Rp1,28 T

Pihak berwenang Irak menangkap tiga perwira senior Kementerian Pertahanan serta lima insinyur dari Direktorat Pekerjaan Militer terkait dugaan korupsi dalam proyek rehabilitasi rumah sakit angkatan udara di Baghdad. Komisi Integritas Federal Irak mengonfirmasi penangkapan tersebut pada Rabu (15/7/2026), seperti dikutip dari Anadolu Agency.

Kronologi Penangkapan

Tiga perwira yang ditangkap masing-masing berpangkat mayor jenderal, brigadir jenderal, dan kolonel. Mereka diduga terlibat dalam penyimpangan proyek senilai 92,88 miliar dinar Irak, atau sekitar 71 juta dollar AS (setara Rp 1,28 triliun dengan kurs Rp 18.000 per dollar AS).

Penangkapan ini merupakan bagian dari kampanye pemberantasan korupsi nasional yang diluncurkan Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi pada akhir Juni 2026. Kampanye tersebut menargetkan praktik korupsi di berbagai sektor pemerintahan, termasuk proyek infrastruktur dan pertahanan.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Dampak dan Tindak Lanjut

Komisi Integritas Federal Irak menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap lebih banyak pihak yang terlibat. Proyek rehabilitasi rumah sakit angkatan udara di Baghdad merupakan salah satu proyek prioritas yang bertujuan meningkatkan fasilitas kesehatan militer. Dugaan korupsi ini menimbulkan kerugian signifikan bagi negara dan menghambat pelayanan kesehatan bagi personel militer.

“Kami berkomitmen untuk membersihkan institusi pemerintahan dari korupsi dan memastikan setiap penyimpangan ditindak tegas sesuai hukum,” ujar juru bicara Komisi Integritas Federal Irak, sebagaimana dilaporkan oleh Anadolu Agency.

Langkah Pemerintah Irak

Perdana Menteri Ali al-Zaidi menegaskan bahwa kampanye antikorupsi akan terus diperluas ke seluruh kementerian dan lembaga negara. Langkah ini mendapat dukungan dari berbagai kalangan masyarakat Irak yang menginginkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan. Penangkapan terbaru ini menjadi bukti keseriusan pemerintah dalam memberantas korupsi, terutama di sektor pertahanan yang selama ini rawan penyimpangan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga