KOMPAS.com - Sebuah narasi yang menyebutkan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan diubah menjadi bantuan uang tunai beredar luas di media sosial. Narasi tersebut mengklaim bahwa Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengusulkan perubahan ini dan setiap siswa akan menerima Rp 300.000.
Klarifikasi Badan Gizi Nasional
Unggahan yang pertama kali muncul pada 5 Mei 2026 ini langsung menuai reaksi. Namun, setelah ditelusuri, narasi tersebut dipastikan sebagai hoaks. Badan Gizi Nasional, selaku pengelola program MBG, telah membantah keras klaim tersebut. Mereka menegaskan bahwa tidak ada rencana untuk mengganti program makanan bergizi gratis dengan bantuan tunai.
Sejarah Narasi Serupa
Ini bukan pertama kalinya narasi serupa muncul. Pada September 2025, isu yang sama juga sempat beredar dan telah dibantah oleh pihak berwenang. Pola penyebaran informasi palsu ini menunjukkan upaya sistematis untuk menyesatkan publik.
Masyarakat diimbau untuk selalu memverifikasi informasi yang diterima, terutama yang berkaitan dengan program pemerintah. Jangan mudah percaya pada klaim yang tidak memiliki sumber resmi dan jelas.



