Eks Wamenaker Noel Harap Tuntutan Serendah-rendahnya di Sidang K3
Eks Wamenaker Noel Harap Tuntutan Serendah-rendahnya

Pengadilan Tipikor Jakarta menggelar sidang pembacaan tuntutan terhadap terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Terdakwa dalam perkara ini adalah Wakil Menteri Ketenagakerjaan periode 2024–2025, Immanuel Ebenezer Gerungan, yang akrab disapa Noel. Ia hadir langsung di ruang sidang untuk mendengarkan tuntutan dari jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Sebelum persidangan dimulai, Noel menunjukkan pose tangan terkepal di udara. Ia mengenakan baju batik lengan panjang. Sidang yang semula dijadwalkan pukul 10.00 WIB baru dimulai menjelang pukul 15.00 WIB. Noel tiba di pengadilan sekitar pukul 14.30 WIB, didampingi tim jaksa KPK.

Kepada awak media, Noel mengaku telah mempersiapkan mental untuk menghadapi proses hukum ini. Ia berharap jaksa dapat menjatuhkan tuntutan serendah mungkin. "Pertama kita ngadepin mental kita kuat lah ya, sehingga kita berharap nanti jaksa menuntut kita serendah-rendahnya," ujar Noel.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Noel juga berharap proses hukum terhadap dirinya dapat segera selesai. Ia mengaku situasi sebagai tahanan membuatnya tidak nyaman. "Saya juga berharap proses ini cepat selesai, jangan berlarut, capek juga saya di dalam tahanan karena kita tahu yang namanya tahanan itu nggak enak," tuturnya.

Meskipun demikian, Noel tetap mengapresiasi pelayanan di rumah tahanan KPK yang dinilainya cukup baik, termasuk saat ia mendapatkan penanganan kesehatan. "Walau di tahanan KPK itu semua pelayanan bagus, apalagi saya lagi sakit, kemarin, untung hari ini saya bisa sidang, untuk karutan penjaga tahanan responsif sekali untuk menangani penyakit saya jadi langsung dibawa ke RS," katanya.

Kasus Pemerasan K3 Kemnaker

Kasus ini bermula dari dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan. KPK telah menetapkan beberapa tersangka, termasuk Noel dan dua pihak swasta. Jaksa KPK sebelumnya telah menuntut dua pihak swasta dengan hukuman 3 tahun penjara dan denda Rp250 juta.

Sidang pembacaan tuntutan terhadap Noel menjadi sorotan publik. Banyak pihak menanti keputusan jaksa terkait hukuman yang akan diajukan. Noel sendiri berharap tuntutan yang diajukan tidak terlalu berat.

Reaksi Publik dan Harapan Noel

Noel, yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Ketenagakerjaan, kini harus menghadapi proses hukum yang panjang. Ia mengaku siap menerima apapun hasilnya, namun tetap berharap yang terbaik. "Kita serahkan semua kepada yang berwenang, semoga ada keadilan," pungkasnya.

Proses sidang masih akan berlanjut dengan agenda pembacaan pleidoi dari tim kuasa hukum Noel. Publik menanti putusan akhir dari majelis hakim.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga