Wamentrans Dorong Optimalisasi Lahan Transmigrasi Kikim Timur, Lahat
Wamentrans Dorong Optimalisasi Lahan Transmigrasi Kikim Timur

Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi mendorong pemanfaatan lahan kawasan Lahat, khususnya Kikim Timur, untuk masyarakat transmigrasi. Pihaknya berkomitmen menyelesaikan berbagai persoalan agar pengembangan kawasan dapat berjalan optimal. Viva Yoga menekankan pentingnya Kikim Timur sebagai kawasan transmigrasi yang telah dihuni para transmigran sejak 1982. Wilayah ini memiliki keunggulan di sektor tanaman pangan, terutama padi, serta perkebunan kopi dan sawit.

Fokus pada Lahan Belum Terpakai

“Kita akan terus untuk membantu di kawasan transmigrasi, terutama di kawasan Kikim ini, yang berkaitan dengan adanya lahan-lahan yang masih belum terpakai,” kata Viva Yoga Mauladi di SD Negeri 18 Kikim Timur, Selasa (14/7/2026). Untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan transmigrasi, Viva Yoga akan membuka diskusi dengan pemerintah daerah. “Agar bisa difungsikan secara maksimal yang akan dapat memberikan nilai tambah ekonomi kepada masyarakat di kawasan transmigrasi,” tambahnya.

Tumpang Tindih Lahan dengan Kawasan Hutan

Viva Yoga mengaku telah menerima sejumlah aspirasi dari pemerintah daerah terkait kawasan transmigrasi di Kikim Timur, salah satunya adalah masalah tumpang tindih dengan kawasan hutan. Kementrans berusaha menyelesaikan permasalahan tersebut dengan berkoordinasi bersama Kementerian Kehutanan dan pemangku kebijakan lain, agar lahan yang ada bisa dimaksimalkan untuk para transmigran. “Nanti akan kita selesaikan karena berdasarkan hasil keputusan Komisi V DPR RI dengan mitra-mitra, diputuskan bahwa jika ada kawasan kehutanan di dalam kawasan transmigrasi, maka Kementerian Kehutanan harus melepas hak hutannya untuk masyarakat transmigrasi,” jelasnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemetaan Lahan Sengketa melalui Program Trans Tuntas

Kementrans bersama Dinas Nakertrans Kabupaten Lahat akan memetakan lahan yang masih berstatus sengketa, sehingga program Trans Tuntas bisa dilaksanakan. “Program Trans Tuntas yaitu menuntaskan beberapa persoalan yang berkaitan dengan lahan agar warga trans itu bisa tenang hidupnya, untuk mengolah tanah menjadi sumber ekonomi dan menjadi sumber penghidupan dia sehingga bisa meningkat pendapatannya,” imbuh Viva.

Dukungan Bupati Lahat

Sementara itu, Bupati Lahat Bursah Zarnubi mengatakan, persoalan lahan memang menjadi salah satu kendala di kawasan transmigrasi Kikim. Pihaknya meminta pemerintah pusat untuk menyelesaikan masalah tersebut. “Sekarang Bapak Presiden menjadikan ini proyek strategis nasional agar persoalan-persoalan transmigrasi selesai secepat mungkin, terutama lahan-lahan yang dikuasai oleh korporasi di wilayah transmigrasi atau kawasan transmigrasi yang belum dikembangkan,” katanya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga