Siklon Bhola: Badai Tropis Paling Mematikan dengan 500 Ribu Korban Jiwa
Siklon Bhola: Badai Tropis Paling Mematikan Sejarah

Siklon Bhola tercatat sebagai siklon tropis paling mematikan di dunia. Bencana dahsyat ini diperkirakan memakan korban hingga 500.000 orang, menjadikannya peristiwa paling tragis dalam sejarah siklon tropis global.

Kejadian dan Dampak Siklon Bhola

Menurut Organisasi Meteorologi Dunia (WMO), siklon ini terjadi pada 12-13 November 1970. Badai tersebut melanda wilayah yang saat itu merupakan Pakistan Timur, yang kini dikenal sebagai Bangladesh. Dampak siklon ini terasa terutama di pulau-pulau dataran rendah dan dataran pasang surut di sepanjang pantai Teluk Benggala.

Siklon Bhola diperkirakan menyebabkan antara 300.000 hingga 500.000 korban jiwa. Angka kematian yang sangat tinggi ini membuat WMO menetapkan Bhola sebagai siklon tropis dengan tingkat mortalitas tertinggi dalam sejarah. Mayoritas korban tewas akibat gelombang badai (storm surge) besar yang menyapu wilayah pesisir dan dataran rendah yang padat penduduk.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Pemicu Terbentuknya Siklon

Adapun pemicu Siklon Bhola bermula dari proses depresi atau tekanan udara sangat rendah di atmosfer yang terjadi di wilayah selatan-tengah Teluk Benggala. Setelah badai tersebut terbentuk, siklon langsung bergerak menuju daratan. Kombinasi antara kekuatan badai dan kondisi geografis yang rentan menghasilkan bencana yang tak terbayangkan.

Dampak Global dan Pembentukan Program Siklon Tropis

Namun, tragedi ini mendorong dunia untuk berbenah. Peristiwa memilukan tersebut menjadi katalisator bagi Majelis Umum PBB untuk mengeluarkan resolusi guna memitigasi dampak buruk siklon tropis. Resolusi ini kemudian berujung pada pembentukan Program Siklon Tropis (TCP) oleh WMO pada tahun 1971. Sejak kejadian Bhola, koordinasi global melalui WMO mengalami peningkatan signifikan.

Para pemangku kebijakan terus meningkatkan akurasi prakiraan cuaca dan sistem peringatan dini, yang berhasil menyelamatkan ribuan nyawa dari ancaman serupa di masa depan. Bangladesh sendiri bertransformasi menjadi juara internasional dalam pengurangan risiko bencana dan peningkatan ketahanan terhadap cuaca ekstrem.

Peringatan akan Perubahan Iklim

Bencana alam ini juga menjadi peringatan pentingnya kepekaan terhadap perubahan iklim. Dengan demikian, dunia bisa lebih siap dalam memitigasi bencana yang dapat mengancam keselamatan umat manusia. Siklon Bhola bukan sekadar catatan kelam sejarah, tetapi juga pelajaran berharga bagi umat manusia untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kerja sama global dalam menghadapi ancaman alam.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga