Pemotor Lawan Arah Pukul Polisi di Jaktim Minta Maaf Usai Viral
Pemotor Lawan Arah Pukul Polisi di Jaktim Minta Maaf

Pengendara motor berinisial MN yang melawan arah di Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur, dan memukul polisi saat ditegur akhirnya meminta maaf secara terbuka. Dalam video yang beredar, MN mengakui kesalahannya dan memohon maaf kepada pihak kepolisian serta masyarakat yang dirugikan.

Kronologi Kejadian

Peristiwa terjadi pada malam hari di Jalan DI Pandjaitan, Jakarta Timur. MN yang mengendarai motor berboncengan tiga dengan seorang wanita dan anak kecil melawan arus lalu lintas. Saat ditegur oleh polisi, MN justru marah dan melakukan pemukulan terhadap petugas. Aksi tersebut terekam dan viral di media sosial.

Dalam video permintaan maafnya, MN mengatakan, "Saya adalah pengendara motor yang tadi malam yang melawan arus, sehingga saya melawan petugas kepolisian dan bahkan melakukan pemukulan dan berbicara kasar." Ia mengaku kaget saat ditegur karena sedang membawa anak dan istri. Namun, ia menegaskan bahwa hal itu tidak membenarkan perbuatannya melawan arah. "Dikarenakan saya sangat kaget, karena kejadiannya saya bawa anak dan istri. Namun, tidak membenarkan saya untuk dibenarkan, karena ini murni adalah kesalahan saya telah melawan arus lalu lintas," ungkapnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Permintaan Maaf dan Damai

MN secara khusus meminta maaf kepada polisi yang menegurnya. "Dan saya juga memohon maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan, khususnya Kepolisian Jakarta Timur, dan Bapak Kepolisian yang sudah melarang saya untuk tidak lawan arus, namun saya tetap lawan arus," jelasnya. Ia berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya dan akan menjadi pengendara yang taat berlalu lintas.

Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, mengonfirmasi bahwa kedua pihak telah sepakat berdamai. "Sudah nggak ada masalah. Selesai damai," kata Samsono saat dihubungi pada Jumat (10/7). Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian sudah siaga di lokasi untuk mencegah pelanggaran serupa. "Iya (lawan arah) colongan. Kita imbau agar tidak melawan arah," ujarnya.

Reaksi Publik dan Imbauan Polisi

Aksi MN yang melawan arah dan memukul polisi menuai kecaman dari warganet. Dalam video yang beredar, terlihat MN tanpa helm dan nekat melawan arah meskipun membawa anak kecil. Pengendara lain sempat menghadangnya, namun MN malah marah dan memukul. Beberapa orang di lokasi melerai pertengkaran tersebut.

Polisi mengimbau para pengendara untuk tidak melawan arah karena membahayakan keselamatan diri sendiri dan orang lain. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya tertib berlalu lintas, terutama di jalan-jalan utama seperti DI Pandjaitan yang rawan pelanggaran.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga