Pramono Ungkap Konsep Baru Pembangunan RPTRA di Jakarta, Fokus pada Lahan Kecil
Pramono Ungkap Konsep Baru Pembangunan RPTRA Jakarta

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berkomitmen melanjutkan pembangunan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) sebagai wujud penyediaan ruang bermain yang aman dan nyaman bagi anak-anak. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menyatakan bahwa saat ini terdapat 324 RPTRA yang telah dibangun di ibu kota.

Konsep Baru Pembangunan RPTRA

"Untuk RPTRA di Jakarta, ini yang terakhir kita bangun kembali ada 324 RPTRA. Jadi, kita terus akan melanjutkan pembangunan RPTRA," kata Pramono di Balai Kota, Jakarta, Senin (20/7), seperti dilansir Antara. Meski demikian, ia tidak merinci jumlah RPTRA yang akan dibangun pada tahun ini. Namun, ia menegaskan bahwa konsep pembangunan RPTRA kini tidak lagi dilakukan secara besar-besaran.

Menurut Pramono, RPTRA dapat dibangun di lahan-lahan kecil. Ia menilai, sebagai kota global yang ramah anak, Jakarta harus memiliki lebih banyak ruang bermain. Dengan demikian, Jakarta dapat menjadi kota yang lebih hijau, aman, dan nyaman bagi semua kalangan, termasuk anak-anak.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penambahan Jumlah RPTRA

Sebelumnya, Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (PPAPP) DKI Jakarta berencana menambah jumlah RPTRA agar lebih mudah dijangkau masyarakat. Kepala Dinas PPAPP DKI Jakarta Dwi Oktavia mengungkapkan bahwa sebanyak 324 RPTRA di Jakarta tersebar di 44 kecamatan dan 173 kelurahan. Jumlah tersebut telah melampaui target awal sebanyak 267 RPTRA.

Dari total 324 RPTRA, sebanyak 253 unit dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), sedangkan 71 unit lainnya dibangun melalui dana tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Pembiayaan dari APBD dan CSR ini menunjukkan sinergi antara pemerintah dan swasta dalam mewujudkan kota ramah anak.

Dampak dan Harapan ke Depan

Keberadaan RPTRA diharapkan dapat memberikan ruang interaksi dan bermain yang aman bagi anak-anak di tengah padatnya perkotaan. Dengan konsep baru yang memanfaatkan lahan kecil, Pemprov DKI optimistis dapat terus menambah jumlah RPTRA tanpa memerlukan lahan luas. Langkah ini sejalan dengan visi Jakarta sebagai kota global yang ramah anak, hijau, dan berkelanjutan.

Pramono juga menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam mendukung pembangunan RPTRA, baik dari segi pendanaan maupun pemeliharaan. Ia berharap RPTRA dapat menjadi tempat yang tidak hanya untuk bermain, tetapi juga untuk kegiatan edukatif dan sosial bagi anak-anak dan keluarga.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga