Prabowo Tegaskan MBG Sebagai Penggerak Ekonomi Akar Rumput
Presiden Prabowo Subianto menegaskan peran strategis program Makan Bergizi Gratis (MBG) dalam memperkuat pertumbuhan ekonomi di akar rumput. Menurutnya, krisis global yang tengah dihadapi justru mempercepat langkah-langkah pemerintah dalam menggerakkan sektor ekonomi dan investasi jangka panjang sumber daya manusia (SDM).
Target 80 Juta Penerima Manfaat pada 2026
Prabowo mengatakan pemerintah Indonesia menargetkan program MBG menjangkau 80 juta penerima manfaat pada tahun 2026. Mulai dari anak sekolah, balita, ibu hamil, hingga ibu menyusui. "Program ini dirancang untuk memberi makan lebih dari 80 juta orang hampir setiap hari, dan program ini menyumbang 11% dari anggaran pemerintah pusat tahun ini," jelasnya dalam wawancara eksklusif dengan Bloomberg.
Stimulus untuk Pertumbuhan Inklusif
Dengan berjalannya MBG, Prabowo menyatakan stimulus pertumbuhan ekonomi akar rumput menjadi kuat. Tujuan utamanya adalah memberdayakan masyarakat kecil, meningkatkan daya beli, dan memastikan pertumbuhan inklusif. "Stimulus untuk pertumbuhan di tingkat akar rumput," ujar Prabowo, dikutip dari siaran pers Badan Komunikasi Pemerintah RI.
Prioritas Investasi dan Penguatan UMKM
Prabowo juga memprioritaskan investasi pada program-program prioritas lainnya, seperti:
- Pemberian rumah subsidi hingga koperasi desa.
- Pendorongan ekspansi ekonomi melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Langkah-langkah ini bertujuan memperkuat ketahanan ekonomi nasional dari ketidakpastian global, sekaligus mendukung pertumbuhan yang merata di seluruh lapisan masyarakat.
