Jalan Bama-Pagelaran Rusak Belum Setahun, Pemprov Banten Sebut Sudah Diperbaiki
Jalan Bama-Pagelaran Rusak, Pemprov Banten: Sudah Diperbaiki

Pemerintah Provinsi Banten melalui program Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) membantu pembangunan jalan desa. Namun, perbaikan dan perawatan jalan diserahkan kepada pemerintah kabupaten atau kota setempat. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten, Arlan Marzan, terkait rusaknya Jalan Bama-Pagelaran di Kabupaten Pandeglang yang belum genap setahun dibangun.

Jalan Rusak dan Klaim Perbaikan

Arlan mengakui menerima laporan adanya kerusakan di Jalan Bama-Pagelaran yang dibangun dalam program Bang Andra. Jalan tersebut menggunakan aspal hotmix satu lapis. Meskipun rusak, Arlan menyatakan bahwa jalan itu sudah diperbaiki oleh pelaksana proyek. "Itu memang penanganan tahun lalu yang pakai hotmix satu lapis. Nah, kondisi jalan kemarin ada kerusakan, tapi sudah diperbaiki oleh pelaksana. Tanggung jawab pelaksana, cuman tanggung jawabnya cuma sampai tanggal 15 Agustus," ujar Arlan, Senin (20/7/2026).

Kewenangan Pemeliharaan Diserahkan ke Daerah

Menurut Arlan, setelah masa pemeliharaan oleh pelaksana atau pembangun selesai, maka jalan tersebut akan diserahkan kepada pemerintah kabupaten atau kota. Pemprov Banten hanya berwenang membantu pembangunan, bukan pemeliharaan. "Kewenangan yang bisa diambil alih atau dibantu oleh provinsi itu cuma pembangunannya. Nah, pemeliharaannya itu nggak bisa diambil alih, jadi harus dilaksanakan langsung oleh pemerintah Kabupaten Pandeglang yang punya kewenangan," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Imbauan untuk Menjaga Jalan dan Drainase

Arlan juga meminta pemerintah kabupaten/kota dan perangkat desa atau kelurahan untuk menjaga jalan yang telah dibangun. Ia mewanti-wanti agar jalan desa yang sudah bagus tidak dirusak oleh truk bermuatan berlebih. "Makanya kerusakan itu kan nanti penyebabnya kan salah satunya kendaraan. Mungkin yang tadinya jalannya jelek, jadi bagus. Makanya kendaraan-kendaraan besar kan masuk," katanya. Selain itu, ia meminta perangkat desa membuat atau memelihara saluran air agar air tidak menggenang di jalan yang dapat mempercepat kerusakan. "Sudah sosialisasi ke kepala desa, dengan Kabupaten Pandeglangnya, bahwa harus ada perapihan di sepanjang bahu untuk memastikan airnya tidak ini (menggenang), sama drainase. Bahu dan drainase supaya dirawat oleh mereka. Ini mastiin jangan sampai jalannya kita bangun, tapi nanti jalannya jadi tempat air," ucapnya.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga