DPRD Surabaya Dorong Percepatan Program Rutilahu untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Warga
Program perbaikan rumah tidak layak huni atau Rutilahu di Kota Surabaya kembali menjadi sorotan penting dalam upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Anggota Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya, Herlina Harsono Njoto, secara tegas mendorong percepatan pelaksanaan program ini, yang sepanjang tahun 2025 telah berhasil menyelesaikan lebih dari 1.800 unit rumah warga.
Capaian Signifikan dan Target Jangka Panjang
Berdasarkan data resmi dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan (DPRKPP) Kota Surabaya, program Rutilahu tahun 2025 menunjukkan pencapaian yang sangat signifikan. Hingga bulan November 2025, tercatat sebanyak 1.841 unit rumah telah selesai diperbaiki, sementara masih terdapat 228 unit lainnya yang sedang dalam proses pengerjaan.
Secara keseluruhan, total perbaikan Rutilahu sepanjang tahun 2025 mencapai 2.069 unit dengan anggaran maksimal sebesar Rp35 juta per unit. Untuk tahun 2026, DPRKPP telah menetapkan target yang lebih ambisius, yaitu sebanyak 2.240 unit, yang terdiri dari 1.740 unit melalui kelompok masyarakat (pokmas) dan 500 unit melalui satuan tugas (satgas), dengan besaran anggaran yang tetap sama.
Dukungan dan Saran Strategis dari Anggota DPRD
Herlina Harsono Njoto menyampaikan dukungan penuhnya terhadap program ini dalam sebuah keterangan tertulis pada Rabu, 3 Desember 2025. "Kami sangat mendukung percepatan dan peningkatan pelaksanaan program Rutilahu karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat," tegas Herlina.
Lebih lanjut, Herlina memberikan saran strategis untuk memperluas cakupan dan efektivitas program. Ia menyarankan adanya kolaborasi yang erat antara Pemerintah Kota Surabaya dengan sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). "Kolaborasi ini dapat memperluas cakupan bantuan dan menjadi solusi tambahan yang sangat efektif untuk percepatan pelaksanaan program," jelasnya.
Dampak Holistik dan Harapan ke Depan
Perbaikan rumah warga melalui program Rutilahu tidak hanya sekadar menyentuh aspek fisik bangunan semata. Program ini juga memiliki dampak holistik yang menyangkut kesehatan, kenyamanan, dan keselamatan para penghuni rumah tersebut. Oleh karena itu, Herlina berharap agar pemerintah kota dapat konsisten dalam menjalankan program ini dan memastikan bahwa bantuan yang diberikan tepat sasaran.
"Dengan sinergi yang kuat antara semua pihak terkait, kami optimistis bahwa semakin banyak warga Surabaya yang dapat menikmati hunian yang layak dan aman di masa mendatang," pungkas Herlina dengan penuh harapan. Program Rutilahu ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Surabaya yang membutuhkan.