Jakarta - Sebuah insiden maritim terjadi di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (13/4) ketika Kapal Motor (KM) Sumber Makmur mengalami kendala teknis dan terombang-ambing di tengah laut. Sebanyak 26 penumpang dan tiga awak kapal berhasil dievakuasi oleh petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.
Kronologi Kejadian
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman, menjelaskan bahwa laporan pertama diterima pada pukul 06.50 WIB dari salah satu penumpang. Petugas segera bergerak pada pukul 06.55 WIB dengan mengerahkan satu unit kapal penyelamat KM Satria Biru dan enam personel.
KM Sumber Makmur berangkat dari Dermaga Rawasaban, Tangerang, menuju Kepulauan Seribu Utara. Namun, di tengah perjalanan, kapal mengalami masalah akibat cuaca buruk dan muatan yang melebihi kapasitas. Kondisi ini membuat kapal tidak dapat melanjutkan perjalanan karena dikhawatirkan membahayakan keselamatan penumpang.
Proses Evakuasi
Seluruh penumpang berhasil dievakuasi ke KM Satria Biru dalam keadaan selamat. KM Sumber Makmur kemudian ditarik menuju Pulau Panggang untuk penanganan lebih lanjut. Sekitar pukul 07.30 WIB, seluruh penumpang dan kapal tiba di Pulau Panggang dalam kondisi aman.
"Keselamatan adalah yang utama. Jangan memaksakan berlayar apabila muatan kapal sudah melebihi kapasitas," ujar Gatot.
Apresiasi dari Nakhoda
Nakhoda KM Sumber Makmur, Sadam, menyampaikan apresiasi atas respons cepat petugas Gulkarmat. "Berkat respons cepat petugas, seluruh penumpang dapat dievakuasi dengan selamat," kata dia.
Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya keselamatan pelayaran, terutama dalam kondisi cuaca buruk dan muatan berlebih. Petugas mengimbau para nakhoda untuk selalu mematuhi kapasitas muatan dan kondisi cuaca sebelum berlayar.



