Seorang mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Airlangga (Unair) angkatan 2023, Hanifa Lathfi Amali, menghabiskan satu bulan belajar di Kramáre Hospital, Bratislava, Slovakia. Selama di sana, ia mengamati secara langsung prosedur bedah saraf melalui program pertukaran profesional yang diselenggarakan oleh SCOPE IFMSA (International Federation of Medical Students' Associations).
Perjalanan dan Seleksi
Lathfi berangkat bersama lima delegasi lainnya dari Indonesia. Mereka melewati serangkaian seleksi ketat sebelum akhirnya terpilih. "Kami melewati beberapa tahap seleksi, mulai dari English test hingga wawancara," ungkap Lathfi, dikutip dari situs Unair, Rabu (5/8/2026).
Dukungan penuh datang dari pihak kampus dan organisasi. Mereka mewajibkan setiap peserta untuk melakukan persiapan matang, termasuk memiliki asuransi dan menyimpan kontak darurat internasional. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama berada di luar negeri.
Pengalaman di Rumah Sakit
Selama di Kramáre Hospital, Lathfi berkesempatan mengamati berbagai prosedur bedah saraf. Pengalaman ini memberinya wawasan baru tentang praktik medis di Slovakia, yang berbeda dengan di Indonesia. Ia juga belajar tentang kolaborasi tim medis dan teknologi yang digunakan dalam operasi.
Program SCOPE IFMSA sendiri merupakan salah satu program pertukaran terbesar di dunia, yang memungkinkan mahasiswa kedokteran untuk belajar di berbagai negara. Keikutsertaan Lathfi menjadi bukti bahwa mahasiswa Indonesia mampu bersaing di kancah internasional.
Manfaat dan Dampak
Pengalaman ini tidak hanya memperkaya pengetahuan medis Lathfi, tetapi juga melatih kemandirian dan kemampuan beradaptasi. Ia berharap ilmu yang didapat dapat diterapkan di Indonesia kelak. "Saya berharap pengalaman ini bisa bermanfaat untuk perkembangan karier saya dan juga untuk kemajuan bidang kesehatan di Indonesia," tambahnya.
Kesuksesan Lathfi diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berani mengambil kesempatan belajar di luar negeri. Unair sendiri terus mendorong mahasiswanya untuk aktif dalam program internasional demi meningkatkan kualitas lulusan.



