Lima Kampus di Yogyakarta dan Jawa Tengah Buka 33 Prodi PPDS, Termasuk UGM dan UNDIP
Sebanyak lima perguruan tinggi yang berlokasi di wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah secara resmi membuka pendaftaran untuk 33 program studi Pendidikan Profesi Dokter Spesialis (PPDS) pada tahun akademik 2026/2027. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah dokter spesialis di Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang membutuhkan tenaga medis terlatih.
Daftar Perguruan Tinggi dan Program Studi yang Tersedia
Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Diponegoro (UNDIP) menjadi dua institusi utama yang menawarkan berbagai program studi PPDS. Selain kedua universitas ternama tersebut, terdapat tiga perguruan tinggi lainnya yang turut berpartisipasi dalam program ini. Berikut adalah rincian program studi yang dibuka:
- UGM menawarkan program studi seperti Spesialis Bedah, Spesialis Penyakit Dalam, dan Spesialis Anak.
- UNDIP menyediakan program studi termasuk Spesialis Obstetri dan Ginekologi, Spesialis Anestesiologi, dan Spesialis Radiologi.
- Perguruan tinggi lainnya menawarkan program studi seperti Spesialis Jantung, Spesialis Kulit dan Kelamin, serta Spesialis Mata.
Proses Seleksi dan Persyaratan Pendaftaran
Proses seleksi untuk program PPDS ini akan dilakukan secara ketat dengan mempertimbangkan berbagai faktor. Calon peserta diharuskan memenuhi persyaratan akademik dan non-akademik yang telah ditetapkan oleh masing-masing perguruan tinggi. Beberapa persyaratan umum meliputi:
- Memiliki gelar dokter umum dari perguruan tinggi yang terakreditasi.
- Lulus ujian seleksi nasional atau ujian yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi.
- Mengikuti wawancara dan tes kemampuan klinis.
- Memiliki pengalaman kerja di bidang medis minimal dua tahun.
Pendaftaran dibuka mulai bulan Maret 2026 dan akan berlangsung hingga akhir April 2026. Calon peserta disarankan untuk mempersiapkan dokumen-dokumen yang diperlukan dengan baik agar proses pendaftaran berjalan lancar.
Dampak Positif bagi Sistem Kesehatan Indonesia
Pembukaan 33 program studi PPDS ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi sistem kesehatan di Indonesia. Dengan meningkatnya jumlah dokter spesialis, masyarakat akan mendapatkan akses yang lebih baik terhadap layanan kesehatan yang berkualitas. Selain itu, program ini juga mendukung upaya pemerintah dalam mengurangi kesenjangan tenaga medis antara daerah perkotaan dan pedesaan.
Para lulusan program PPDS diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan klinis, tetapi juga memiliki integritas dan komitmen yang tinggi dalam melayani masyarakat. Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pengembangan karakter profesional di bidang kedokteran.