Universitas Negeri Malang (UM) secara resmi menegaskan bahwa tidak ada ketentuan passing grade dalam proses Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) untuk tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan untuk mengklarifikasi berbagai informasi yang beredar di kalangan calon mahasiswa dan masyarakat.
Daya Tampung Besar untuk Tahun Ajaran Baru
UM telah menyiapkan daya tampung yang cukup besar untuk menyambut mahasiswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Total kuota yang disediakan mencapai 13.691 mahasiswa, yang menunjukkan komitmen kampus dalam memberikan kesempatan pendidikan tinggi yang lebih luas.
Webinar Strategi SNBP UM
Pada Selasa, 3 Februari 2026, universitas mengadakan webinar bertajuk “Kupas Tuntas Mitos dan Fakta Persiapan SNBP UM” melalui platform Zoom. Acara ini diikuti oleh 210 peserta yang berasal dari berbagai SMA di seluruh Indonesia, menunjukkan antusiasme yang tinggi terhadap informasi resmi dari kampus.
Ketua Pelaksana Webinar, Talitha Sani Aurellia, menjelaskan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dengan tujuan utama untuk menjawab kebingungan yang dialami oleh calon mahasiswa. Banyaknya informasi keliru yang beredar tentang SNBP telah menimbulkan kekhawatiran dan ketidakpastian di antara para pelajar yang berencana mendaftar.
Talitha menekankan bahwa webinar ini merupakan bagian dari upaya UM untuk memberikan panduan yang akurat dan transparan mengenai proses seleksi. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten, diharapkan peserta dapat memahami dengan benar mekanisme SNBP tanpa terpengaruh oleh mitos-mitos yang tidak berdasar.
Pentingnya Informasi yang Valid
Dalam kesempatan tersebut, pihak UM juga mengingatkan pentingnya mengandalkan sumber informasi resmi dari kampus atau lembaga terkait. Beredarnya kabar tidak benar tentang passing grade dinilai dapat merugikan calon mahasiswa dalam mempersiapkan diri mereka untuk seleksi.
Dengan diadakannya webinar ini, UM berharap dapat mengurangi kesalahpahaman dan membantu calon mahasiswa dalam mempersiapkan diri dengan lebih baik. Langkah ini juga sejalan dengan upaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui proses seleksi yang adil dan terbuka.