Madrasah Ibtidaiyah (MI) Raudlotul Athfal Karisma yang berlokasi di Jalan Matraman Dalam, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, resmi menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) sementara. Keputusan ini diambil menyusul bentrokan antarkelompok yang terjadi di Jalan Tambak, Menteng, pada Minggu, 26 Juli 2026.
Langkah Antisipasi Keamanan Sekolah
Camat Menteng, Nurhelmi Savitri, mengonfirmasi bahwa kebijakan PJJ tersebut bersifat sementara dan bertujuan untuk menjaga keselamatan siswa serta ketenangan orang tua. "Iya betul, PJJ. Saya rasa kalau memang sudah kondusif bisa langsung kembali (belajar di sekolah)," ujar Nurhelmi kepada wartawan, Senin, 27 Juli 2026.
Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai durasi penerapan PJJ. Keputusan akan disesuaikan dengan perkembangan situasi keamanan di sekitar sekolah. Pihak kecamatan bersama Kepolisian Sektor Menteng terus melakukan pemantauan ketat di lokasi bentrokan guna memastikan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Kronologi Bentrokan Berawal dari Teguran Kebisingan
Peristiwa bermula pada Minggu pagi sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Tambak. Dua orang yang mengendarai sepeda motor menggeber-geber kendaraannya di depan pedagang nasi uduk yang berjualan di depan Masjid Jami Matraman, Jalan Matraman Dalam. Teguran dari pedagang karena kebisingan justru memicu kemarahan kedua pengendara tersebut. Mereka sempat pergi, namun kembali bersama sekitar lima rekannya dan diduga merusak gerobak pedagang serta menganiaya warga sekitar.
Aksi tersebut memicu perlawanan dari warga hingga bentrokan meluas ke kawasan Jalan Tambak, yang diduga menjadi tempat tinggal kelompok tersebut. Kedua belah pihak saling lempar batu dan benda lainnya, mengakibatkan sejumlah bangunan dan kendaraan terbakar. Personel gabungan TNI dan Polri segera dikerahkan ke lokasi, dengan total sekitar 200 personel untuk membubarkan massa, mengevakuasi korban, dan mengamankan sejumlah orang untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Korban Bentrokan: Satu Tewas, Satu Kritis
Akibat bentrokan tersebut, dua orang dilarikan ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM). Salah seorang korban berinisial K (23) meninggal dunia setelah menjalani perawatan, sementara satu korban lainnya masih dalam kondisi kritis. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan pihak-pihak yang terlibat.
Upaya Pemulihan Kondusifitas Wilayah
Pemerintah daerah Kecamatan Menteng tidak hanya mengandalkan pengamanan fisik, tetapi juga mengumpulkan tokoh masyarakat, pengurus RT/RW, tokoh pemuda, tokoh agama, serta Karang Taruna. Langkah ini bertujuan memperkuat komunikasi dan mengimbau warga agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. "Mungkin mengantisipasi saja. Yang penting proses belajarnya masih berjalan. Kalau situasi sudah kondusif, bisa langsung kembali belajar di sekolah," tambah Nurhelmi.
Dengan sinergi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, dan tokoh masyarakat, diharapkan situasi di Menteng segera pulih sehingga kegiatan masyarakat, termasuk proses belajar mengajar di MI Raudlotul Athfal Karisma dan sekolah-sekolah lain di sekitar lokasi, dapat berlangsung normal kembali.



