Benda Bercahaya di Langit Lampung Dikonfirmasi Sisa Roket China
Benda Bercahaya di Lampung Ternyata Sisa Roket China

Benda Bercahaya di Langit Lampung Dikonfirmasi Sisa Roket China

Warga di Provinsi Lampung dan sekitarnya sempat dihebohkan oleh penampakan benda bercahaya yang melintas di langit pada malam hari. Fenomena ini, yang sempat viral melalui video di media sosial, kini telah mendapatkan penjelasan resmi dari para ahli astronomi.

Penjelasan dari Badan Riset dan Inovasi Nasional

Profesor Thomas Djamaluddin, seorang ahli astronomi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), memberikan klarifikasi mengenai objek misterius tersebut. Menurutnya, benda bercahaya yang terlihat memanjang dan berpencar menjadi serpihan itu adalah sampah antariksa.

"Masyarakat sekitar Lampung dan Banten dihebohkan dengan objek terang yang meluncur di langit dan tampak terpecah menjadi beberapa bagian. Itu adalah pecahan sampah antariksa," ujar Thomas, seperti dilansir dari Antara pada Senin (6/4/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Asal-usul dan Rincian Teknis

Thomas lebih lanjut mengungkapkan bahwa sampah antariksa tersebut berasal dari bekas roket China CZ-3B. Berdasarkan informasi terbaru dari Space-Track dan analisis orbit, sisa roket ini meluncur dari arah India menuju Samudera Hindia di pantai barat Sumatera.

Objek tersebut dilaporkan melintas pada pukul 19.56 WIB dengan ketinggian yang terus menurun hingga di bawah 120 kilometer. Kondisi ini menyebabkan sampah antariksa tersebut terbakar dan pecah saat memasuki atmosfer Bumi, sehingga dapat disaksikan secara langsung oleh warga.

"Objek tersebut memasuki atmosfer padat, terus meluncur terbakar dan pecah. Itulah yang disaksikan warga sekitar Lampung dan Banten," jelas Thomas Djamaluddin.

Dampak dan Kesadaran Publik

Fenomena ini menyoroti pentingnya pemahaman masyarakat tentang aktivitas antariksa dan potensi keberadaan sampah di orbit Bumi. Meskipun tidak menimbulkan bahaya langsung, kejadian ini menjadi pengingat akan meningkatnya jumlah debris di ruang angkasa.

Pihak berwenang menekankan bahwa insiden semacam ini dapat terjadi seiring dengan perkembangan teknologi roket dan misi antariksa global. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mencari informasi dari sumber resmi jika menjumpai fenomena serupa di masa depan.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga