Abdullah Rasyiid Hariyono menjadi contoh nyata kegigihan dalam meraih pendidikan tinggi di tengah berbagai keterbatasan. Saat memutuskan melanjutkan studi ke perguruan tinggi, ia harus memikirkan kondisi keluarganya yang tidak stabil.
Latar Belakang Keluarga
Orangtua Rasyiid telah berpisah, dan kondisi ekonomi keluarga sangat terbatas. Sebagai anak sulung, ia tidak bisa menutup mata terhadap kenyataan bahwa tiga adiknya juga membutuhkan perhatian dan biaya pendidikan.
“Sebagai anak pertama, saya harus ikut memikirkan kondisi keluarga. Saya dan ibu sama-sama berjuang agar adik-adik tetap bisa melanjutkan pendidikan,” ujar Rasyiid dalam pernyataannya pada Senin (1/6/26), seperti dilansir situs Umsura, Sabtu (6/6/2026).
Perjuangan Menempuh Pendidikan
Meski menghadapi tantangan ekonomi, Rasyiid tidak pernah menyerah. Ia bekerja keras dan memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar. Dukungan dari ibu dan tekad kuat untuk memperbaiki masa depan keluarga menjadi motivasi utamanya.
Rasyiid berhasil menyelesaikan studi sarjananya dengan prestasi yang membanggakan. Kisahnya menginspirasi banyak orang bahwa keterbatasan bukanlah halangan untuk meraih cita-cita.



