BNN dan Kemendikdasmen Integrasikan Kurikulum Anti Narkoba di Semua Jenjang Sekolah
Pemerintah Indonesia, melalui Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), telah memulai implementasi program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) di seluruh jenjang pendidikan sekolah. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini di kalangan pelajar.
Transformasi Aksi Nasional BNN
Kepala BNN, Komjen. Pol. Suyudi Ario Seto, menjelaskan bahwa program IKAN adalah bagian integral dari transformasi aksi nasional BNN yang bertujuan menciptakan lingkungan pendidikan yang bersih dari narkoba. "Kurikulum ini dirancang untuk menyasar murid mulai dari tingkat Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat," ujar Suyudi dalam keterangan tertulis yang dirilis pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Dia menekankan bahwa sinkronisasi dan integrasi materi antinarkoba ke dalam kurikulum pendidikan akan diakselerasi secara menyeluruh. "Kegiatan atau sinkronisasi integrasi antinarkoba ini akan diakselerasi ke seluruh sekolah di Indonesia," tambah Suyudi, menandakan komitmen pemerintah untuk menjangkau setiap institusi pendidikan.
Rencana Implementasi dan Target
Program IKAN diharapkan dapat memberikan dampak signifikan dalam membangun kesadaran dan ketahanan diri pelajar terhadap bahaya narkoba. Beberapa poin kunci dari implementasi ini meliputi:
- Penyusunan materi kurikulum yang sesuai dengan usia dan jenjang pendidikan, dari TK hingga SMA.
- Pelatihan bagi guru dan tenaga pendidik untuk mengintegrasikan konten antinarkoba dalam pembelajaran sehari-hari.
- Monitoring dan evaluasi berkala untuk memastikan efektivitas program di berbagai daerah.
- Kolaborasi dengan pihak terkait, seperti orang tua dan masyarakat, untuk mendukung upaya pencegahan di luar sekolah.
Dengan langkah ini, pemerintah berupaya menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan produktif, sekaligus mengurangi angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia. Program IKAN diharapkan menjadi fondasi kuat dalam membentuk karakter dan perilaku positif pelajar terhadap ancaman narkoba.