Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) secara resmi menetapkan Hari Belajar Guru sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi para pendidik di Indonesia. Kebijakan ini diumumkan melalui akun Instagram resmi @ditjen.gtk.kemendikbud pada Minggu, 7 Juni 2026.
Pentingnya Hari Belajar Guru
Dalam unggahan tersebut, Kemendikdasmen menekankan bahwa Hari Belajar Guru menjadi penting karena pendidik memerlukan ruang dan waktu untuk terus berkembang. “Guru perlu ruang dan waktu untuk terus bertumbuh, mengembangkan kompetensi, serta berbagi praktik baik bersama rekan sejawat demi memberikan layanan pendidikan terbaik kepada murid,” tulis akun Instagram tersebut.
Hari Belajar Guru diadakan setiap satu kali dalam seminggu di lingkungan sekolah. Pelaksanaannya dirancang agar tidak mengganggu proses pembelajaran murid. Dengan demikian, guru dapat mengikuti kegiatan ini tanpa mengurangi kualitas pengajaran di kelas.
Manfaat Hari Belajar Guru
Kebijakan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi mutu pendidikan nasional. Melalui Hari Belajar Guru, para pendidik dapat saling berbagi pengalaman, mengikuti pelatihan singkat, atau mendiskusikan metode pengajaran terbaru. Hal ini sejalan dengan visi Kemendikdasmen untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif dan berkelanjutan.
Dengan adanya Hari Belajar Guru, diharapkan kompetensi guru semakin meningkat, sehingga kualitas pembelajaran yang diterima murid juga semakin baik. Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia.



