Produser Kantongi 2.000 Akun Pembajak Film Jangan Buang Ibu
2.000 Akun Pembajak Film Jangan Buang Ibu Dikantongi Produser

Produser Leo Pictures, Agung Saputra, mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengantongi lebih dari 2.000 akun media sosial yang diduga membajak film Jangan Buang Ibu. Akun-akun tersebut telah diberikan somasi terbuka untuk segera menghapus konten yang menampilkan adegan-adegan dari film tersebut.

Ribuan Akun Pembajak Terdeteksi

Agung Saputra menyatakan bahwa jumlah akun yang terdeteksi mencapai lebih dari 2.000. Akun-akun tersebut memposting cuplikan adegan maupun film secara penuh dari bagian awal hingga akhir.

"Sebenarnya kalau ini ada 2.000 akun yang mem-posting adegan baik potongan atau full film dari part 1 sampai part ending. Ada 2.000 lebih kami sudah mengantongi," kata Agung saat ditemui di D'Mall, Depok, Selasa (21/7/2026).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Somasi Terbuka Telah Dilayangkan

Sebelumnya, pihak Leo Pictures telah melayangkan somasi terbuka melalui media sosial Instagram. Somasi tersebut bertujuan untuk memperingatkan para pembajak agar segera menghapus konten ilegal yang mereka unggah.

Agung menambahkan bahwa pihaknya terus memantau perkembangan di media sosial setelah somasi terbuka tersebut. Langkah ini diambil untuk melindungi hak cipta film Jangan Buang Ibu dari pembajakan yang merugikan.

Dengan adanya somasi terbuka, diharapkan para pelaku pembajakan dapat mematuhi peringatan dan tidak lagi menyebarkan konten film secara ilegal. Leo Pictures berkomitmen untuk terus menindak tegas setiap pelanggaran hak cipta yang terjadi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga