Polisi Tangkap 4 Pembunuh Prajurit TNI di Tangsel, Ini Peran Mereka
Polisi Tangkap 4 Pembunuh Prajurit TNI di Tangsel

Polisi berhasil menangkap empat orang tersangka dalam kasus pembunuhan prajurit TNI bernama Arif Budi Sampurna yang ditemukan tewas di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Keempat pelaku memiliki peran yang berbeda dalam aksi keji tersebut.

Empat Tersangka dengan Peran Berbeda

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, mengungkapkan bahwa hingga saat ini polisi telah menetapkan empat orang tersangka. "Hingga saat ini, terdapat empat orang tersangka terhadap perbuatan ini," kata Wira kepada wartawan pada Selasa (21/7/2026).

Wira menjelaskan bahwa satu orang pelaku penusukan berinisial H (21) menyerahkan diri ke polisi setelah tiga pelaku lainnya lebih dulu ditangkap. Menurut Wira, antara pelaku dan korban tidak saling mengenal.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Dari tiga pelaku tersebut, kami mengamankan beberapa baju yang digunakan para pelaku dalam berbuat. Dan tidak lama kemudian, satu orang pelaku penusukan mengamankan diri, menyerahkan diri ke Subdit Jatanras Polda Metro Jaya yang selanjutnya dari Polda Metro Jaya dilimpahkan kepada kami," jelasnya.

Rincian Peran Masing-Masing Pelaku

Wira lalu merinci peran dari masing-masing pelaku dalam kasus ini. Pelaku BR (36) dan MKN (27) berperan mengejar korban. Sementara itu, pelaku RRG (22) berperan memukul dan mengejar korban menggunakan sepeda motor, dan pelaku MKN (27) juga terlibat dalam pengejaran.

"Kemudian yang terakhir (H) mengejar korban, memukul korban, dan menusuk korban menggunakan sebilah pisau," jelas Wira.

Korban Ditemukan dengan 10 Luka Tusuk

Kasus ini bermula dari penemuan seorang pria tergeletak di pinggir jalan pada Minggu (19/7) sekitar pukul 05.45 WIB. Polisi menyebutkan bahwa terdapat 10 luka tusukan di tubuh korban. "Dari hasil pemeriksaan, luka korban ada di depan lima tusukan dan di belakang lima tusukan," kata Wira.

Jenazah korban saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Saat ditemukan, ponsel korban dilaporkan hilang. Namun, polisi kemudian berhasil menemukan barang bukti tersebut. "Pada saat di lokasi, kami hanya menemukan identitas, kemudian untuk beberapa barang yang hilang berupa handphone sudah kami temukan juga di tempat yang lain," jelas Wira.

Polisi Masih Mendalami Motif

Saat ini, polisi masih memeriksa para pelaku dan melakukan pendalaman untuk mencari tahu motif pasti di balik pembunuhan ini. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai motif para pelaku.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga