Polisi Ungkap Peran Tiga Pelaku Ganjal ATM di Pamulang yang Incar Nasabah Pagi Hari
Polisi Ungkap Peran Tiga Pelaku Ganjal ATM di Pamulang

Polisi mengungkap peran masing-masing dari tiga pelaku pengganjal mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang ditangkap usai beraksi di gerai ATM Rumah Sakit Buah Hati, Pamulang, Kota Tangerang Selatan. Kapolsek Pamulang AKP Galuh Febri Saputra mengatakan pengungkapan kasus itu berawal dari banyaknya laporan masyarakat yang mengaku kehilangan uang setelah bertransaksi di gerai ATM tersebut.

Modus Operandi Komplotan Ganjal ATM

Berdasarkan laporan yang masuk, setiap kejadian berlangsung antara pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB. Polisi mempelajari modus dan cara pelaku beraksi. Dari hasil penyelidikan, komplotan tersebut terdiri dari tiga orang dengan peran berbeda. Satu pelaku bertugas mengganjal mesin ATM, satu pelaku berpura-pura membantu nasabah yang kesulitan bertransaksi, sementara seorang lainnya mengawasi situasi di luar gerai.

"Dari laporan yang masuk ke kami, setiap kejadian itu rentang waktunya antara pukul 06.00 WIB sampai pukul 10.00 WIB. Dari laporan tersebut akhirnya saya pelajari modus maupun cara pelaku beraksi," kata Galuh kepada wartawan, Kamis (30/7).

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Penangkapan dan Perlawanan Pelaku

Setelah melakukan pengintaian selama beberapa waktu, polisi menggagalkan aksi ketiganya pada Kamis pagi saat diduga hendak kembali menjalankan modus serupa terhadap seorang nasabah yang akan melakukan penarikan tunai. Saat hendak ditangkap, ketiga pelaku berusaha melawan dan melarikan diri. Polisi kemudian memberikan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan para pelaku.

"Personel kami melakukan penangkapan, namun pelaku sempat melawan hingga berusaha melarikan diri. Sehingga kami mengambil tindakan tegas secara terukur," ujar Galuh.

Identitas Tersangka dan Korban Luka

Tiga pelaku yang ditangkap masing-masing berinisial AN, RA, dan MH. Ketiganya sempat menjalani perawatan medis di rumah sakit sebelum dibawa ke Polsek Pamulang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Dalam proses penangkapan, seorang petugas keamanan Rumah Sakit Buah Hati yang membantu anggota kepolisian turut mengalami luka.

Menurut Galuh, luka tersebut terjadi akibat pantulan proyektil (ricochet) saat petugas berupaya melumpuhkan pelaku yang melakukan perlawanan. "Pelaku sempat melawan dan satpam membantu kami. Saat personel hendak menangkap pelaku, ricochet mengenai satpam sehingga yang bersangkutan mengalami luka," ucapnya. Korban telah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya dipastikan telah tertangani.

Pengembangan Kasus dan Dugaan Senjata Tajam

Polisi masih mendalami informasi mengenai dugaan para pelaku membawa senjata tajam saat menjalankan aksinya. Saat ini, ketiga tersangka telah diamankan di Polsek Pamulang. Penyidik masih mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan mereka dalam serangkaian aksi ganjal ATM lain yang sebelumnya dilaporkan warga di wilayah Pamulang.

Kasus ini menjadi perhatian karena modus ganjal ATM kerap meresahkan nasabah. Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada saat bertransaksi di ATM, terutama pada pagi hari. Jika mengalami kendala, segera hubungi pihak bank atau petugas keamanan, jangan menerima bantuan dari orang tak dikenal.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga