Saksi Bisu Pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi: Gunting hingga Linggis Wildan Noviansah
Saksi Bisu Pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi: Gunting hingga Linggis

Saksi Bisu Pembunuhan Ermanto Usman di Bekasi: Gunting hingga Linggis Wildan Noviansah

Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang menimpa pensiunan karyawan Jakarta International Container Terminal (JICT), Ermanto Usman, di kediamannya di Bekasi, Jawa Barat. Sejumlah barang bukti kunci telah disita oleh pihak kepolisian untuk mendukung penyelidikan.

Barang Bukti yang Dihadirkan

Sederet barang bukti dipamerkan di ruang konferensi pers gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada Rabu (11/3/2026). Di antara barang bukti tersebut, terdapat linggis yang diduga kuat digunakan pelaku untuk membunuh korban. Selain itu, polisi juga menyita uang tunai, tiga buah ponsel, satu laptop, dan satu buah gunting.

"Hasil interogasi awal menunjukkan bahwa pelaku memukul korban dengan linggis dan kemudian membuang alat tersebut di tanah kosong depan rumah korban," jelas Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, kepada wartawan pada Selasa (10/3).

Kronologi Penangkapan Pelaku

Peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Senin (2/3). Pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh Jatanras Polda Metro Jaya pada pukul 18.54, Senin (9/3), di daerah Cilincing, Jakarta Utara. Penangkapan ini merupakan langkah signifikan dalam mengusut tuntas kasus yang menggemparkan warga Bekasi ini.

Detik-detik Penemuan Korban

Sebelumnya, Ermanto Usman dan istrinya pertama kali ditemukan dalam keadaan bersimbah darah oleh anak mereka. Biasanya, anak korban dibangunkan untuk sahur oleh orang tuanya, namun pada hari kejadian, dia tidak dibangunkan hingga pukul 04.00 WIB.

"Saat itu, sang anak masih sempat mendengar suara ibunya secara sekilas. Namun, ketika dia menghampiri, gagang pintu sudah rusak dan tidak bisa dibuka," ujar Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Andi Muhammad Iqbal, pada Senin (2/3).

Anak korban kemudian keluar untuk meminta bantuan warga, tetapi tidak ada yang bisa membantu karena masih dini hari. Akhirnya, dia menghubungi keluarga, yang kemudian datang dan membongkar jendela untuk masuk ke dalam rumah.

Kondisi Korban

Saat ditemukan, Ermanto Usman sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan tubuh bersimbah darah. Sementara itu, istrinya mengalami luka berat dan saat ini berada dalam kondisi kritis di rumah sakit. Kasus ini masih terus diselidiki oleh polisi untuk mengungkap motif di balik pembunuhan tersebut.