Prajurit TNI Tewas dengan 10 Luka Tusukan di Tangsel, 4 Pelaku Ditangkap
Prajurit TNI Tewas dengan 10 Luka Tusukan di Tangsel

Polisi mengungkap kondisi prajurit TNI bernama Arif Budi Sampurna yang tewas diduga dibunuh di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sebanyak 10 luka tusukan di tubuh korban.

Detail Luka Tusukan

Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan, AKP Wira Graha Setiawan, menyatakan bahwa luka tusukan tersebar di bagian depan dan belakang tubuh korban. "Dari hasil pemeriksaan, luka korban ada di depan lima tusukan dan di belakang lima tusukan," kata Wira kepada wartawan pada Selasa (21/7/2026).

Jenazah korban saat ini sudah diserahkan kepada pihak keluarga. Saat ditemukan, ponsel korban sempat hilang. "Pada saat di lokasi, kami hanya menemukan identitas, kemudian untuk beberapa barang yang hilang berupa handphone sudah kami temukan juga di tempat yang lain," jelas Wira.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Empat Pelaku Ditangkap

Pengungkapan kasus ini dipimpin oleh Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Wira Graha Setiawan bersama Kanit Reskrim Polsek Kelapa Dua AKP Rovi. Kasus berawal dari ditemukannya seorang pria tergeletak di pinggir jalan pada Minggu (19/7) sekitar pukul 05.45 WIB.

"Satreskrim Polres Tangerang Selatan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pembunuhan terhadap seorang laki-laki yang diduga berprofesi sebagai personil TNI AD," kata Kapolres Tangerang Selatan AKBP Boy Jumalolo saat dihubungi pada Selasa (21/7).

Tim gabungan langsung bergerak melakukan penyelidikan dan olah TKP. Kurang dari 24 jam, petugas berhasil mengidentifikasi dan menangkap empat tersangka di sejumlah lokasi yang tidak jauh dari tempat kejadian. "Keempat tersangka berinisial saudara BR, saudara RRGB, saudara MKN, dan saudara H yang melakukan kekerasan terhadap korban," imbuh Wira.

Kronologi dan Barang Bukti

Polisi masih mendalami motif pembunuhan tersebut. Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain ponsel korban yang ditemukan di lokasi lain. Saat ini keempat tersangka masih dalam pemeriksaan intensif untuk mengungkap lebih lanjut peran masing-masing.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga