Polisi Ungkap Jejak Pelarian 4 Pembunuh Lansia Pekanbaru hingga Ditangkap
Polisi Ungkap Jejak Pelarian 4 Pembunuh Lansia Pekanbaru

Empat pembunuh seorang wanita lansia di Pekanbaru berhasil ditangkap polisi setelah sempat melarikan diri ke Aceh dan Sumatera Utara. Korban bernama Dumaris Boru Sitio (60) ditemukan tewas di rumahnya di Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, Riau, pada Rabu (29/4) siang.

Pengejaran Pelaku yang Sulit

Kabid Humas Polda Riau, Kombes Zahwani Pandra, dalam konferensi pers pada Minggu (3/5/2026) mengungkapkan bahwa para pelaku berhasil dibekuk pada Sabtu (2/4). Pandra mengakui pengejaran terhadap para pelaku ini tidak mudah dilakukan.

"Tanggal 2 April 2026, pelaku dapat ditangkap dan dibawa ke Polresta Pekanbaru. Pengejaran ini tidaklah mudah," jelas Pandra. Ia menambahkan bahwa para pelaku melarikan diri ke luar provinsi Riau, ada yang ke Sumatera Utara dan ada pula yang ke Aceh.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

"Pelaku begitu melakukan aksinya, pelaku sempat melarikan diri ke wilayah di luar wilayah hukum provinsi Polda Riau. Ini sudah sampai ke wilayah Sumatera Utara dan sudah sampai ke provinsi Nanggroe Aceh Darussalam," ujar Pandra.

Kronologi Pembunuhan Terekam CCTV

Rekaman CCTV mengungkap jejak para pelaku. Dari empat pelaku tersebut, salah satunya diduga wanita berinisial AF yang merupakan menantu korban. Detik-detik aksi pembunuhan itu terekam jelas di kamera CCTV.

Awalnya, para pelaku datang menggunakan mobil hitam. Seorang wanita berkaus hitam yang diduga adalah menantu korban berinisial AF masuk ke halaman rumah, disusul wanita lain yang mengenakan jaket hoodie berwarna biru. Tak lama kemudian, dua orang pria menyusul keduanya.

Tak lama setelah itu, korban keluar dari dalam kamar dan membuka pintu menyambut 'tamu' tersebut. Wanita yang diduga menantunya sempat menyalami korban. Entah apa yang mereka bicarakan, namun situasi saat itu terlihat normal-normal saja.

Hingga kemudian seorang pria yang diduga selingkuhan AF datang sambil membawa kayu balok. Seketika itu ia memukulkan kayu tersebut ke kepala korban hingga terkulai. Korban ditemukan oleh suaminya, Salmon Mena, dalam kondisi tergeletak bersimbah darah.

Polisi terus mendalami kasus ini dan masih melakukan pemeriksaan terhadap keempat pelaku yang kini telah diamankan di Polresta Pekanbaru.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga