Terungkap! Pelaku Pembuang Mayat Korban Mutilasi di Depok Ditangkap
Pelaku Pembuang Mayat Mutilasi di Depok Ditangkap

Misteri penemuan mayat dalam karung di Tanah Merah, Kapling Depkes, Kelurahan Pancoran Mas, Kota Depok akhirnya terungkap. Tim Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya menangkap terduga pelaku pembunuhan dan pembuangan mayat berinisial SA di Pandeglang, Banten, pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 04.15 WIB.

Penangkapan di Pandeglang

Kanit 1 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Dimitri Mahendra Kartika membenarkan penangkapan tersebut. "Pelaku ditangkap hari Rabu, 5 Agustus 2026 pukul 04.15 WIB di Pandeglang, Banten, saat melarikan diri," kata Dimitri kepada wartawan, Rabu.

Hingga saat ini, penyidik masih mendalami hubungan antara SA dan korban yang jasadnya ditemukan di dalam karung di kawasan Tanah Merah, Kapling Depkes, Kelurahan Pancoran Mas, Selasa (4/8/2026). Dimitri juga belum memastikan keberadaan bagian tubuh korban yang belum ditemukan. "Nanti diinfokan kembali," ujarnya.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Kronologi Penemuan Mayat

Warga Tanah Merah, Kapling Depkes, Kelurahan Pancoran Mas, Kecamatan Pancoran Mas, Kota Depok digegerkan dengan penemuan sesosok mayat diduga korban mutilasi yang terbungkus dalam karung, Selasa (4/8/2026). Saat ditemukan, kondisi korban mengenaskan dengan kedua tangan terikat serta terdapat luka terbuka di bagian leher.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto menjelaskan jenazah ditemukan sekitar pukul 15.30 WIB setelah seorang warga bermaksud membakar karung yang semula dikira berisi sampah. "Pada saat karung terbakar dan sebagian meleleh, saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas," kata Budi dalam keterangannya, Selasa (4/8/2026).

Peristiwa itu bermula ketika saksi Herni (H) melihat sebuah karung di lokasi tersebut pada Jumat, 24 Juli 2026 sekitar pukul 07.00 WIB. Karena mengira karung tersebut berisi sampah, saksi tersebut tak menaruh curiga. "Saksi melihat sebuah karung berada di lokasi tersebut dan mengira karung tersebut berisi sampah sehingga tidak menaruh kecurigaan. Keberadaan karung tersebut kemudian diberitahukan kepada adiknya, Muhammad Rizkywan," ujarnya.

Karung itu baru menimbulkan kecurigaan pada Selasa, 4 Agustus 2026 sekitar pukul 15.30 WIB saat Muhammad Rizkywan (MR) hendak membakarnya. "Saat karung terbakar dan sebagian meleleh, saksi melihat bagian tubuh manusia di dalamnya, kemudian segera melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas," kata Budi.

Hasil Olah TKP

Tim Inafis yang tiba di lokasi kemudian melakukan identifikasi awal terhadap jenazah. "Hasil olah TKP menunjukkan korban ditemukan tanpa mengenakan pakaian, kedua tangan terikat kain berwarna putih, kedua kaki hilang mulai dari pangkal paha, terdapat luka terbuka pada leher, serta jenazah dimasukkan ke dalam karung beras yang dibungkus plastik berwarna hitam," ungkapnya.

Usai olah TKP, jenazah dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut. "Selanjutnya Tim Inafis Polres Metro Depok melakukan identifikasi awal dan mengevakuasi jenazah ke RS Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik lebih lanjut," ujar Budi.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga