Motif Pembunuhan Terungkap
Polda Metro Jaya mengungkap motif di balik tewasnya Muzalipah (52) di sebuah indekos di Jalan Makaliwe, Grogol Petamburan, Jakarta Barat. Peristiwa ini bermula ketika korban mendatangi kontrakan pelaku dan melihat pesan WhatsApp dari perempuan lain di ponsel kekasihnya.
“Motif pembunuhan tersendiri yaitu pada saat korban mendatangi kontrakan pelaku, korban mendapati adanya WA dari wanita lain di HP pelaku,” ujar Panit II Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Iptu Dally Gumay, kepada wartawan, Jumat (31/7/2026).
Setelah korban menemukan pesan tersebut, terjadi percekcokan antara kedua belah pihak. Pertengkaran yang memanas membuat pelaku mengambil palu dan memukul korban di bagian kepala sebanyak empat kali. Akibatnya, Muzalipah tewas seketika di tempat.
“Lalu terjadi cekcok antara kedua belah pihak. Setelah itu pelaku mengambil palu lalu memukul korban di bagian kepala sebanyak empat kali hingga korban tewas di tempat,” jelas Dally.
Korban dan pelaku diketahui memiliki hubungan sebagai pacar. Perselingkuhan yang terbongkar menjadi pemicu aksi kekerasan yang berujung hilangnya nyawa korban di lokasi kejadian.
Kronologi Penemuan Jasad
Polisi menerima laporan penemuan jasad korban pada Rabu (29/7) pukul 18.50 WIB. Laporan tersebut masuk melalui call center 110 setelah tetangga di lantai satu indekos melihat darah menetes dari lantai atas.
Kapolsek Grogol Petamburan AKP Reza Aditya mengatakan, tetangga yang melihat darah itu kemudian melaporkannya ke RT dan RW setempat. “Jadi pada saat di laporan (call center polisi) 110 ini, tetangga yang di lantai satu melaporkan ada darah yang menetes dari atas. Karena ditemukan itu, warga melaporkan ke RT dan RW setempat,” kata Reza saat dihubungi, Kamis (30/7).
Temuan tetesan darah tersebut menjadi petunjuk awal yang mengarahkan polisi dan warga untuk memeriksa lantai atas indekos. Di sana, mereka menemukan jasad Muzalipah dalam kondisi tidak bernyawa.
Pelaku Kabur dan Diciduk di Cilandak
Usai melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri ke rumahnya di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan. Namun, upaya pelarian itu tidak berlangsung lama. Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya berhasil meringkus pelaku di tempat persembunyiannya.
Saat hendak ditangkap, pelaku mencoba kabur sehingga polisi mengambil tindakan tegas berupa tembakan untuk melumpuhkan. Pelaku akhirnya aman dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Proses Hukum dan Penanganan Jenazah
Hingga saat ini, penyidik masih mengumpulkan alat bukti dan keterangan saksi di lokasi kejadian. Polisi juga terus mengembangkan penyelidikan untuk memastikan tidak ada pihak lain yang terlibat dalam peristiwa pembunuhan ini.
Jenazah korban telah diserahkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk menjalani proses visum dan penanganan lebih lanjut. Dengan terungkapnya motif ini, polisi menjadikan perselingkuhan sebagai pemicu utama terjadinya tindak pidana pembunuhan di Grogol Petamburan.
- Pelaku dan korban berpacaran.
- Motif: korban menemukan pesan WhatsApp dari wanita lain di HP pelaku.
- Pelaku memukul korban dengan palu sebanyak empat kali di kepala.
- Pelaku melarikan diri ke Cilandak, Jakarta Selatan.
- Polisi menangkap dan melumpuhkan pelaku dengan tembakan.



