H alias Delon (42) melakukan berbagai cara agar aksi pembunuhan terhadap Eka Yani (35) tidak terendus aparat. Usai menghabisi korban di area perkebunan jati Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Delon menghapus seluruh jejak digital komunikasi mereka.
Upaya Licik Pelaku
Dilansir dari kepolisian, upaya licik pelaku tersebut dibongkar langsung oleh Polres Sukabumi. Selama hampir dua pekan pelariannya, Delon sengaja menghapus total riwayat komunikasi di telepon genggamnya demi memutus benang merah hubungannya dengan almarhumah Yani.
"Pelaku berusaha untuk mengaburkan peristiwa pidana yang telah dilakukan. Dengan menggadaikan sepeda motor, menjual barang-barang milik korban, melakukan format komunikasi, dan sebagainya, sehingga jejak digital daripada komunikasi antara korban dan pelaku sudah hilang," kata Kapolres Sukabumi AKBP Samian saat menggelar konferensi pers di Mapolres Sukabumi.
Scientific Crime Investigation Mematahkan Siasat
Meskipun Delon telah memformat habis isi ponsel dan menghapus jejak digital pertemuannya dengan korban, siasat tersebut berhasil dipatahkan oleh pihak kepolisian. Polisi mengerahkan tim ahli untuk memulihkan dan melacak kembali bukti-bukti tersembunyi tersebut secara ilmiah.
"Namun kita akan melakukan pendekatan dan scientific crime. Biar laboratorium (yang membuktikan)," tegas Samian.
Melalui perpaduan pelacakan digital forensik dan penyelidikan konvensional di lapangan, polisi akhirnya berhasil mengembalikan riwayat komunikasi yang sempat dihilangkan pelaku. Dari sana, petugas mendeteksi adanya janji temu yang krusial sebelum peristiwa maut terjadi.
Sebelumnya, Yani ditemukan tewas tinggal kerangka di hutan jati Sukabumi. Delon diduga memukul korban menggunakan botol dan batu sebelum meninggalkannya.



