Seorang pria bernama Satuan (40) di Dusun Sumbertempur, Desa Sumbergirang, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, diduga telah membunuh ibu mertuanya dan melukai istrinya. Pria yang sehari-hari berprofesi sebagai badut penjual balon itu sempat terlihat berjalan terburu-buru sebelum warga setempat menemukan sang ibu mertua dan istrinya bersimbah darah.
Kronologi Kejadian
Ketua RT setempat, Suroto, menjelaskan bahwa pada saat kejadian ia sedang memperbaiki salon di dekat rumah Yuni (35), istri Satuan. Sekitar pukul 08.30 WIB, ia melihat Satuan berjalan kaki terburu-buru meninggalkan rumah kontrakan. Seketika itu ia merasa curiga.
"Saya betulin salon depan rumah ini, pelaku lewat ketemu tetangga yang sedang bersih-bersih rumput, tangannya ada darahnya. Ketika ditanya, katanya kena kaca. Begitu saya dengar tangannya ada darah, saya curiga terjadi sesuatu di rumahnya," terangnya kepada wartawan di lokasi, Rabu (6/5/2026).
Latar Belakang Pelaku dan Korban
Setiap harinya, Satuan berprofesi sebagai badut yang menjual balon dan mainan anak keliling kampung. Yuni mengaku bekerja di perusahaan sablon di Kecamatan Sooko, Mojokerto. Mereka mengontrak rumah tersebut sejak sekitar delapan bulan terakhir. Sementara itu, Siti, ibu mertua yang menjadi korban tewas, merupakan ibu tiga anak yang bekerja di pencucian karung plastik.
Pelaku Kabur dengan Berjalan Kaki
Suroto memastikan Satuan kabur dengan berjalan kaki karena pasangan suami istri itu tidak memiliki sepeda motor. Sebelum kabur, pelaku sempat mengunci pintu depan dari luar, lalu melemparkan kunci ke dalam rumah melalui lubang angin-angin.
Pengejaran oleh Polisi
Kasat Reskrim Polres Mojokerto AKP Aldhino Prima Wirdhan membenarkan bahwa pelaku adalah menantu Siti dan suami Yuni. Satuan langsung melarikan diri setelah membunuh ibu mertua dan melukai istrinya. "Saat ini, pelaku masih dalam pengejaran oleh tim kami," tandasnya.



