BNN Musnahkan 34,2 Kg Narkoba dan Selamatkan 147 Ribu Jiwa dari Penyalahgunaan
Badan Narkotika Nasional (BNN) telah melakukan pemusnahan terhadap barang bukti narkotika seberat 34,2 kilogram yang terdiri dari berbagai jenis, termasuk sabu, ekstasi, dan mephedrone atau party drug. Tindakan ini berhasil menyelamatkan potensi penyalahgunaan sebanyak 147.340 orang dari bahaya narkoba.
Detail Barang Bukti yang Dimusnahkan
Dari total 34,2 kg narkoba yang dimusnahkan, sebanyak 27,7 kg di antaranya merupakan sabu yang disita dari tujuh kasus pengungkapan di Indonesia. Plt Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan, menjelaskan bahwa dari tujuh kasus tersebut, total barang bukti sabu yang disita mencapai 27.921,86 gram. Setelah disisihkan 192 gram untuk pemeriksaan laboratorium, sisanya seberat 27.729,86 gram dimusnahkan.
Selain sabu, BNN juga memusnahkan 1.829 gram atau 3.196 butir ekstasi yang disita dari penangkapan seorang pria berinisial AZ di Bekasi, Jawa Barat, pada 9 Februari 2026. Barang bukti ini diamankan di kontrakan di Kampung Cibatu, Kabupaten Bekasi.
Pengungkapan Sindikat Rusia di Bali
BNN turut memusnahkan 7.247 mililiter mephedrone atau party drug yang diproduksi oleh sindikat Rusia di Bali. Dari penggeledahan di Kabupaten Gianyar, petugas menyita 7.250 mililiter cairan mephedrone, dengan 3 mililiter disisihkan untuk uji lab dan sisanya dimusnahkan. Selain itu, bahan kimia produksi dalam bentuk cairan sebanyak 198.129 mililiter dan bahan kimia padatan seberat 4.099,5 gram juga dimusnahkan dari kasus ini.
Imbauan kepada Masyarakat
Roy Hardi Siahaan mengimbau masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi narkoba, dimulai dari menjaga lingkungan keluarga dan komunitas. Ia juga meminta warga melaporkan indikasi penyalahgunaan dan peredaran narkoba melalui call center 184, sebagai upaya bersama dalam menciptakan lingkungan bebas narkotika.
Pemusnahan ini dilakukan di kompleks BNN, Jakarta Timur, pada Selasa, 17 Maret 2026, sebagai bagian dari upaya pemberantasan narkotika yang terus digalakkan oleh pemerintah.
