Kekeringan melanda 10 kecamatan di Kabupaten Bogor sejak awal Juni tahun ini. Total 22.065 jiwa yang tersebar di 17 desa kesulitan air bersih. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, M Adam Hamdani, menyatakan bahwa dampak kekeringan meliputi 6.333 kepala keluarga (KK) di 10 kecamatan dan 17 desa.
Distribusi Air Bersih
BPBD Kabupaten Bogor telah melakukan distribusi air bersih di 41 titik terdampak kekeringan. Total air bersih yang disalurkan mencapai 200.000 liter atau 40 ritase. "Total titik distribusi 41 titik, total keseluruhan pendistribusian air bersih sampai saat ini sebanyak 200.000 Liter atau 40 ritase," kata Adam pada Minggu (12/7/2026).
Data Terkini dan Wilayah Terdampak
Adam menjelaskan bahwa data tersebut merupakan akumulasi laporan sejak 10 Juni hingga 11 Juli 2026. Jumlah itu belum termasuk distribusi air bersih yang dilakukan pada hari ini. "Data di atas dicatat sejak 10 Juni-11 Juli. Untuk hari ini ada kegiatan distribusi air bersih di tiga desa yang berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Rancabungur, Kecamatan Babakan Madang, dan Kecamatan Leuwisadeng," ujar Adam.
Kekeringan ini menambah daftar bencana yang melanda wilayah Kabupaten Bogor. Masyarakat diharapkan dapat menghemat penggunaan air bersih dan melaporkan jika mengalami kesulitan air ke pihak berwenang.



