Cuaca Buruk Hambat Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Pulau Lancang
Cuaca Buruk Hambat Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Pulau Lancang

Jakarta - Kapal motor (KM) Sumber Rezeki mengalami mati mesin di perairan Pulau Lancang, Kabupaten Kepulauan Seribu, pada Minggu (12/7/2026). Sebanyak 26 penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi cuaca yang menantang. Gelombang dari arah timur mempengaruhi perairan lokasi, sehingga evakuasi harus dilakukan dengan cepat untuk mengantisipasi risiko lebih besar.

Evakuasi Berlangsung Satu Jam

Kepala Seksi Gulkarmat Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Agus Sunarwan, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 17.35 WIB dari seorang penumpang kapal. KM Sumber Rezeki yang dinakhodai Sadin mengalami gangguan mesin saat berlayar di Perairan Pulau Lancang. Kapal tersebut mengangkut 26 penumpang laki-laki.

“Setelah menerima laporan, kami langsung mengerahkan Rescue Boat beserta lima personel menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” kata Agus di Jakarta, Senin (13/7/2026). Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 18.00 WIB dan selesai pada pukul 19.00 WIB. “Seluruh penumpang berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat dan situasi dapat ditangani dengan aman,” beber Agus.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Cuaca Jadi Tantangan Utama

Kondisi cuaca di lokasi saat itu dipengaruhi gelombang dari arah timur, yang menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi. Petugas Gulkarmat harus bekerja cepat untuk memastikan keselamatan seluruh penumpang. Agus menambahkan bahwa setelah evakuasi, petugas memastikan kondisi kapal dan penumpang telah aman serta situasi di lokasi kembali kondusif.

“Alhamdulillah seluruh penumpang dapat diselamatkan dan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini,” pungkasnya. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi cuaca buruk di perairan Kepulauan Seribu.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga