Banjir di Jl DI Panjaitan Jakarta Timur Mulai Surut, Lalu Lintas Tetap Padat
Jakarta - Banjir dengan ketinggian 10 cm hingga 15 cm yang melanda Jl DI Panjaitan di wilayah Jakarta Timur pada pagi hari ini telah mulai surut. Meskipun genangan air telah berkurang, kondisi lalu lintas di sekitar lokasi tetap mengalami kepadatan yang signifikan.
Kronologi Kejadian dan Upaya Penanganan
Menurut Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Metro Jakarta Timur, AKP Eko Apriyanto, genangan air setinggi 10 cm hingga 15 cm pertama kali terjadi pada pukul 08.15 WIB pagi ini. Petugas kepolisian dan petugas Sumber Daya Air (SDA) segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyedotan genangan banjir menggunakan pompa.
"Untuk banjir sudah surut, yang tadi 10-15 cm, dibantu dengan 2 alat penyedotan SDA sudah surut," jelas AKP Eko Apriyanto dalam keterangannya. Proses penyedotan ini berhasil membuat air mulai surut secara bertahap mulai pukul 08.54 WIB.
Dampak pada Lalu Lintas dan Kondisi Jalan
Meskipun terdapat genangan air, lalu lintas di sekitar lokasi masih dapat dilintasi oleh kendaraan roda dua dan roda empat. Namun, kepadatan lalu lintas tetap terjadi, terutama dari arah UKI Cawang menuju Jl DI Panjaitan.
AKP Eko Apriyanto menambahkan bahwa kepadatan ini terutama disebabkan oleh volume kendaraan yang tinggi. "Volume lalin (padat) saja, karena cuaca sudah nggak hujan, tadinya orang yang berteduh sekarang sudah keluar semua, dari arah Cawang ke arah utara Cempaka Putih," ujarnya. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun banjir telah surut, dampaknya terhadap arus lalu lintas masih terasa.
Kondisi ini mengakibatkan kemacetan di sepanjang rute tersebut, dengan kendaraan bergerak lambat akibat padatnya volume lalu lintas. Petugas terus memantau situasi untuk memastikan kelancaran arus kendaraan dan keamanan pengendara.



