Arus Balik Lebaran di Tol MBZ Mulai Melandai, Kendaraan ke Jakarta Masih Tinggi
Liputan6.com, Jakarta - Arus balik Lebaran 2026 di Ruas Jalan Layang Sheikh Mohammed Bin Zayed (MBZ) mulai menunjukkan penurunan pada H+7 Idulfitri 1447 Hijriah, yang jatuh pada Sabtu (28/3/2026). Meskipun demikian, volume kendaraan yang menuju Jakarta masih tercatat dalam angka yang tinggi, menandakan bahwa pergerakan arus balik belum sepenuhnya mereda.
Data Volume Kendaraan Menunjukkan Tren Penurunan
General Manager Operasi dan Pemeliharaan PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek, Desti Anggraeni, mengungkapkan bahwa penurunan arus balik ini terjadi karena sebagian besar kendaraan telah kembali lebih awal dari perkiraan. "Arus balik sepanjang Sabtu kemarin mulai menunjukkan penurunan dikarenakan sudah banyak kendaraan yang kembali sejak hari-hari sebelumnya," ujar Desti pada Minggu (29/3/2026).
Berdasarkan data yang dikumpulkan, sebanyak 35.120 kendaraan tercatat melintas menuju arah Jakarta selama periode tersebut. Angka ini mengalami peningkatan signifikan sebesar 29,3 persen dibandingkan dengan lalu lintas normal yang biasanya mencapai 27.161 kendaraan. Di sisi lain, kendaraan yang meninggalkan Jakarta tercatat sebanyak 20.036 unit, yang menunjukkan penurunan sebesar 33,76 persen dari lalu lintas normal sebesar 30.247 kendaraan.
"Penurunan ini menjadi indikasi bahwa pergerakan kendaraan keluar Jakarta mulai mereda seiring berakhirnya periode mudik dan arus balik utama," tambah Desti, menekankan bahwa fase puncak arus balik telah berlalu.
Kondisi Lalu Lintas Tetap Terkendali dan Lancar
Secara umum, kondisi lalu lintas di ruas Tol Layang MBZ terpantau lancar dan terkendali selama periode arus balik ini. Hal ini didukung oleh pemantauan lalu lintas yang dilakukan secara berkelanjutan serta kesiapsiagaan petugas di lapangan untuk mengantisipasi segala kemungkinan gangguan.
Jasamarga juga mengimbau para pengguna jalan untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Imbauan ini mencakup:
- Memastikan kondisi pengemudi dan kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan.
- Menjaga kecukupan bahan bakar maupun daya listrik kendaraan untuk menghindari masalah di tengah jalan.
- Mengantisipasi perubahan cuaca, terutama hujan yang dapat memengaruhi jarak pandang dan kondisi permukaan jalan.
Untuk informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat mengakses layanan Jasa Marga melalui berbagai saluran, termasuk call center 24 jam di nomor 133, media sosial resmi, maupun aplikasi Travoy yang tersedia untuk memudahkan perencanaan perjalanan.
Dengan demikian, meskipun arus balik Lebaran di Tol MBZ mulai melandai, kewaspadaan dan persiapan tetap diperlukan mengingat volume kendaraan menuju Jakarta masih berada di atas angka normal. Situasi ini mencerminkan dinamika transportasi selama masa liburan panjang yang memerlukan koordinasi dan kesadaran bersama dari semua pihak.



