Prabowo Tegaskan Komitmen Perangi Korupsi Tanpa Keraguan dan Mundur
Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dengan tegas menyatakan bahwa dirinya dan pemerintahan yang dipimpinnya tidak akan ragu-ragu dalam melawan berbagai bentuk penyalahgunaan kekuasaan, termasuk praktik korupsi yang merugikan rakyat. Dalam pidatonya, ia menekankan bahwa pemerintah berkomitmen untuk menyuarakan kebenaran dan menentang segala tindakan yang tidak adil.
"Kita jangan takut, jangan ragu-ragu untuk mengatakan yang benar itu benar dan yang salah itu salah. Kita tidak boleh ragu-ragu dan sayalah serta pemerintah yang saya pimpin tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk korupsi, penipuan, manipulasi, dan penggarungan atas kekayaan rakyat Indonesia. Saya tidak akan ragu-ragu dan saya tidak akan mundur, setapak pun," tegas Prabowo dalam sambutannya di acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Malang, Jawa Timur, pada Minggu (8/2/2026).
Harapan Masyarakat untuk Indonesia yang Adil dan Makmur
Prabowo mengungkapkan bahwa ia merasakan besarnya harapan masyarakat terhadap pemerintah, terutama dari para ibu dan orang tua yang menginginkan Indonesia menjadi negara yang adil dan makmur. Ia menyoroti sorotan mata dan harapan yang terpancar dari para hadirin, menegaskan pentingnya mewujudkan cita-cita tersebut.
"Saya merasakan dari harapan Saudara-saudara sekalian, dari sorotan mata Ibu-ibu tadi. Saya merasakan harapan yang ada di hati Ibu-ibu dan setiap orang tua. Harapan bahwa Indonesia yang merdeka harus menjadi Indonesia yang adil dan makmur," ujar Prabowo dengan penuh semangat.
Ajak Bersatu Hapus Kemiskinan dan Optimisme Kesejahteraan
Di samping komitmen melawan korupsi, Presiden Prabowo juga mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bertekad menghapus kemiskinan dari Indonesia. Ia optimistis bahwa kekayaan alam dan sumber daya nasional cukup untuk menyejahterakan seluruh rakyat, asalkan dikelola dengan keberanian, kecerdasan, dan komitmen yang kuat.
"Kita harus bersatu dan bertekad untuk menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia. Apabila kita berani, pandai, dan bertekad, insya Allah kekayaan kita cukup untuk seluruh rakyat Indonesia hidup dalam keadaan sejahtera," katanya menegaskan.
Acara Mujahadah Kubro Satu Abad NU di Malang
Acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) ini diselenggarakan di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, dan dihadiri oleh lebih dari 100.000 jemaah NU. Prabowo tiba sekitar pukul 06.45 WIB, mengenakan baju koko putih dan peci hitam. Kedatangannya disambut oleh Rais Aam Pengurus Besar NU Miftachul Akhyar, Sekjen PBNU sekaligus Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.
Para jemaah yang hadir, baik di tribun maupun lapangan, menyambut Prabowo dengan antusias, berdiri, bertepuk tangan, dan berusaha menyalami presiden. Prabowo sendiri menyapa jemaah dari atas mobil Maung putih RI-1, menunjukkan kedekatan dengan masyarakat. Acara ini menjadi momen penting dalam menyampaikan pesan-pesan pemerintahan tentang anti-korupsi dan kesejahteraan rakyat.