WN Inggris Coba Kabur Usai Tusuk Pegawai Hotel di Buleleng, Ditangkap di Gilimanuk
WN Inggris Coba Kabur Usai Tusuk Pegawai Hotel di Buleleng

Seorang warga negara Inggris berinisial AM (35) nekat melakukan aksi kekerasan dengan menusuk seorang pegawai hotel di Buleleng, Bali. Pelaku kemudian berusaha melarikan diri namun berhasil diringkus oleh petugas kepolisian saat hendak menyeberang di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali.

Penangkapan di Pelabuhan Gilimanuk

Dilansir dari detikBali, pria asal London itu ditangkap pada Selasa malam, 5 Mei 2026. Ia diamankan saat berada di dalam sebuah mobil sebelum sempat menyeberang ke Pulau Jawa. Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Jembrana, Ipda I Putu Budi Arnaya, membenarkan penangkapan tersebut pada Rabu, 6 Mei 2026.

“Benar, telah diamankan terduga pelaku penganiayaan berinisial AM. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut koordinasi dengan Polres Buleleng,” ujar Budi.

Banner lebar Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif untuk Telegram

Setelah menerima laporan dari Polres Buleleng, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk langsung memperketat penjagaan di seluruh pintu keluar dermaga. Upaya penyisiran akhirnya membuahkan hasil pada pukul 23.37 Wita.

Mobil Curiga dan Barang Bukti

Petugas mencurigai sebuah mobil Suzuki Fronx berwarna putih dengan nomor polisi DK 1461 FCG yang melintas. Mobil tersebut kemudian dihentikan di depan Ruko Manuver, Kelurahan Gilimanuk. Saat diperiksa, petugas menemukan AM berada di dalam kendaraan tersebut.

Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang memperkuat dugaan aksi kekerasan yang dilakukan oleh WN Inggris tersebut. Barang bukti tersebut di antaranya adalah dua buah pisau yang diduga digunakan untuk menganiaya pegawai hotel di Buleleng.

“Modus operandi pelaku diduga melakukan penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis pisau hingga menyebabkan korban terluka di wilayah Buleleng,” papar Budi.

Pelaku kini telah diamankan di Polres Jembrana untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kasus ini masih dalam penyelidikan untuk mengungkap motif di balik aksi kekerasan tersebut.

Banner setelah artikel Pickt — aplikasi daftar belanja kolaboratif dengan ilustrasi keluarga